Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan negaranya bisa berdamai dengan Ukraina. Tetapi tetangganya itu harus menerima persyaratan yang diajukan Moskow.
“Rusia akan mencapai semua tujuannya. Akan ada perdamaian, dengan syarat kami,” kata Medvedev yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia itu.
Rusia mengklaim telah melumpuhkan jaringan intelijen Ukraina di Kherson. Wilayah yang saat ini diduduki serdadu Moskow itu juga telah menangkap mata-mata Kyiv.
“Mengenai sabotase dan kelompok intelijen, upaya terhadap saya, rekan-rekan saya, pembunuhan rekan-rekan saya, saya akan mengatakan terus terang: hampir semua kelompok telah dihancurkan, kaki tangan mereka berada di penjara,” kata Kepala Administrasi Militer-Sipil Rusia di Kherson, Kirill Stremousov.
Intelijen Ukraina sempat menyabotase Rusia dengan membunuh seorang pejabat senior yang ditempatkan Moskow di Kherson, Dmitry Savluchenko.
“Yang paling penting, kami akan menertibkan kelompok-kelompok baru yang mungkin memasuki wilayah Kherson, mari kita selesaikan masalah siapa yang mengganggu kehidupan damai kita,” ucap Stremousov.
Baca juga: Rusia Ubah Strategi karena AS Pasok Sistem Roket Himars ke Ukraina
Pasukan Rusia telah menembaki Nikopol, Kryvyi Rih, sebuah distrik di wilayah Dnipropetrovsk.
“Malam yang penuh kecemasan dan penembakan Pasukan Rusia membakar distrik Nikopol dan Kryvorizky (Kryvyi Rih),” tutur pejabat setempat Valentin Reznichenko di Telegram.
Rusia, kata dia, menembakkan 40 roket ke wilayah Nikopol. Bangunan dan fasilitas umum menjadi sasarannya di tengah penduduknya yang sedang beristirahat.
Reznichenko mengatakan pedesaan Zelenodol di Kryvyi Rih turut ditembaki serdadu Rusia tetapi tidak ada korban jiwa.
"Beberapa rumah pribadi dan jaringan listrik rusak di kota,” tambahnya.
Namun Ukraina berhasil menangkis serangan Rusia di Avdiivka. Pasukan Rusia pun gagal memasuki kota yang berada di utara Donetsk itu.
Kepala Administrasi Militer Avdiivka Vitaliy Barabash mengatakan wilayah itu terletak di jalan yang mengarah dari Donetsk dengan diselingi Kota Kramatorsk dan Sloviansk.
"(Pernyataan musuh) bahwa jalan raya Avdiivka-Kostiantynivka berada di bawah kendali mereka adalah tidak benar," kata Vitaliy.
Menurut dia, pasukan Ukraina telah mendorong mundur serdadu Rusia setelah menyerang beberapa hari.
"Kerugian musuh jauh lebih besar dari kita. Termasuk mereka rugi karena sekitar 40 prajuritnya tewas," pungkasnya.(Aljazeera/OL-5)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved