Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengatakan negaranya bisa berdamai dengan Ukraina. Tetapi tetangganya itu harus menerima persyaratan yang diajukan Moskow.
“Rusia akan mencapai semua tujuannya. Akan ada perdamaian, dengan syarat kami,” kata Medvedev yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia itu.
Rusia mengklaim telah melumpuhkan jaringan intelijen Ukraina di Kherson. Wilayah yang saat ini diduduki serdadu Moskow itu juga telah menangkap mata-mata Kyiv.
“Mengenai sabotase dan kelompok intelijen, upaya terhadap saya, rekan-rekan saya, pembunuhan rekan-rekan saya, saya akan mengatakan terus terang: hampir semua kelompok telah dihancurkan, kaki tangan mereka berada di penjara,” kata Kepala Administrasi Militer-Sipil Rusia di Kherson, Kirill Stremousov.
Intelijen Ukraina sempat menyabotase Rusia dengan membunuh seorang pejabat senior yang ditempatkan Moskow di Kherson, Dmitry Savluchenko.
“Yang paling penting, kami akan menertibkan kelompok-kelompok baru yang mungkin memasuki wilayah Kherson, mari kita selesaikan masalah siapa yang mengganggu kehidupan damai kita,” ucap Stremousov.
Baca juga: Rusia Ubah Strategi karena AS Pasok Sistem Roket Himars ke Ukraina
Pasukan Rusia telah menembaki Nikopol, Kryvyi Rih, sebuah distrik di wilayah Dnipropetrovsk.
“Malam yang penuh kecemasan dan penembakan Pasukan Rusia membakar distrik Nikopol dan Kryvorizky (Kryvyi Rih),” tutur pejabat setempat Valentin Reznichenko di Telegram.
Rusia, kata dia, menembakkan 40 roket ke wilayah Nikopol. Bangunan dan fasilitas umum menjadi sasarannya di tengah penduduknya yang sedang beristirahat.
Reznichenko mengatakan pedesaan Zelenodol di Kryvyi Rih turut ditembaki serdadu Rusia tetapi tidak ada korban jiwa.
"Beberapa rumah pribadi dan jaringan listrik rusak di kota,” tambahnya.
Namun Ukraina berhasil menangkis serangan Rusia di Avdiivka. Pasukan Rusia pun gagal memasuki kota yang berada di utara Donetsk itu.
Kepala Administrasi Militer Avdiivka Vitaliy Barabash mengatakan wilayah itu terletak di jalan yang mengarah dari Donetsk dengan diselingi Kota Kramatorsk dan Sloviansk.
"(Pernyataan musuh) bahwa jalan raya Avdiivka-Kostiantynivka berada di bawah kendali mereka adalah tidak benar," kata Vitaliy.
Menurut dia, pasukan Ukraina telah mendorong mundur serdadu Rusia setelah menyerang beberapa hari.
"Kerugian musuh jauh lebih besar dari kita. Termasuk mereka rugi karena sekitar 40 prajuritnya tewas," pungkasnya.(Aljazeera/OL-5)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved