Jumat 01 Juli 2022, 21:35 WIB

Tentara Israel Serang Pemakaman Wanita Palestina di Hebron

Mediaindonesia.com | Internasional
Tentara Israel Serang Pemakaman Wanita Palestina di Hebron

AFP/Jaafar Ashtiyeh.
Pemuda Palestina menggunakan penghalang darurat selama bentrokan dengan pasukan Israel menyusul demonstrasi menentang pengambilalihan tanah.

 

PASUKAN pendudukan Israel, Jumat (1/7), menyerang pemakaman seorang wanita Palestina yang meninggal di kota Beit Ummar, di Provinsi Hebron, Tepi Barat selatan, menurut sumber-sumber lokal.

Mohammad Awad, seorang aktivis Palestina lokal, mengatakan kepada kantor berita Palestina Wafa bahwa tentara menyerang peti mati wanita Palestina yang meninggal serta pengusung jenazah saat pemakaman melewati pintu masuk utama ke kota.

Dia mengatakan tentara yang menyerang melepaskan tembakan ke udara, menendang pengusung jenazah, dan menembakkan tabung gas air mata dan granat kejut dalam upaya untuk membubarkan pemakaman. Tidak ada cedera yang dilaporkan.

Di tempat lain, tentara Israel menyerang demonstrasi mingguan di Beita dan Beit Dajan, selatan dan timur kota Nablus, Tepi Barat utara, dan melukai banyak warga Palestina. Dilansir dari Middle East Eye, Kepala Departemen Darurat di Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) cabang Nablus, Ahmad Jibrilmengatakan serangan itu menyebabkan 12 warga Palestina menderita efek menghirup gas air mata di Beit Dajan.

Jibril menambahkan bahwa tentara juga menembak seorang pemuda dengan peluru baja berlapis karet di punggung dan menyebabkan empat orang menderita efek menghirup gas air mata di Beita.

Baca juga: 3 Warga Israel, 64 Orang Palestina Terluka dalam Bentrokan Semalam 

Sebagai informasi, orang-orang Palestina berbaris sambil mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan penentangan terhadap pendudukan ilegal Israel, pelanggaran yang meningkat, dan kegiatan penjajah ilegal yang sedang berlangsung.

Orang-orang Palestina telah mengadakan prosesi yang sedang berlangsung di tanah mereka di Gunung Sbeih, Beita, dan Beit Dajan, sejak Mei tahun lalu setelah sekelompok penjajah ilegal Israel memasang pos terdepan di atas gunung. Selama protes ini, tentara melukai ribuan warga Palestina dan membunuh beberapa orang lain, termasuk anak-anak.

Gunung yang dimiliki oleh rakyat Palestina itu memiliki kepentingan strategis yang signifikan. Jika daerah itu diduduki oleh penjajah, koloni akan mengarah pada pencaplokan 20 dunam tanah Palestina dan menyebabkan isolasi wilayah yang luas dari tanah Palestina. Satu dunam sekitar 1.000 meter persegi. (OL-14)

Baca Juga

AFP

Taliban Ingkar Janji, Perempuan Taliban Gelar Demonstrasi

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 23:33 WIB
Hingga saat ini, hak-hak perempuan di Afghanistan cenderung terabaikan, terutama dalam bidang pendidikan dan...
AFP/EDUARDO MUNOZ

Penikam Rushdie Simpatisan Iran

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 12:45 WIB
Matar menikam Rushdie tepat di leher dan dadanya pada Jumat...
AHMAD GHARABLI / AFP

Delapan Warga Israel Jadi Sasaran Penembakan

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 11:47 WIB
Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah bus di dekat Kota Tua Yerusalem pada Minggu (14/8), yang melukai delapan warga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya