Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA semua sesi pertemuan bilateral di sela-sela KTT G7 di Elmau, Jerman, isu terkait perang antara Rusia dan Ukraina menjadi topik yang selalu dikedepankan Presiden Joko Widodo.
Menurut Jokowi, sapaan akrabnya, konflik tersebut tidak hanya membawa kesengsaraan bagi rakyat di dua negara yang terlibat, namun juga masyarakat di seluruh dunia.
Salah satu dampak paling nyata yang dirasakan akibat perang adalah rusaknya rantai pasok pangan global, terutama yang melibatkan Rusia dan Ukraina. Kedua negara tersebut merupakan produsen sekaligus penyuplai gandum utama di dunia.
Baca juga: AS Ajak Sekutunya Bersama-sama Melawan Rusia
Rusia juga dikenal sebagai salah satu pemain terbesar dalam industri pupuk global. “Kita harus segera bertindak mencari solusi konkret. Produksi pangan harus ditingkatkan. Rantai pasok pangan dan pupuk global harus kembali normal,” ujar Jokowi di Elmau.
Jika pertikaian terus berlanjut dan krisis pangan tidak bisa teratasi, ratusan juta penduduk dunia, terutama di negara miskin dan berkembang, akan jatuh ke jurang kelaparan dan kemiskinan ekstrem.
"Ada 323 juta orang di 2022 ini, menurut World Food Programme, yang terancam menghadapi kerawanan pangan akut. G7 dan G20 memiliki tanggung jawab besar untuk atasi krisis pangan. Mari kita tunaikan tanggung jawab kita,” tegas Kepala Negara.
Baca juga: Presiden: Perundingan ICA-CEPA Harus Segera Selesai
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah melakukan sembilan pertemuan bilateral. Rinciannya, dengan PM India, Presiden Perancis, PM Kanada, kanselir Jerman, PM Inggris, PM Jepang, Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa dan manajemen karakter IMF.
Retno memastikan dalam semua pertemuan, Kepala Negara betul-betul menaruh perhatian besar terhadap konflik di kawasan Eropa Timur. Jokowi berharap para pemimpin negara dan organisasi internasional memiliki semangat yang sama.
"Presiden menekankan bahwa waktu kita tidak panjang untuk menyelesaikan gangguan rantai pasok pangan, yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga pangan maupun pupuk. Jika dunia tidak bersatu, yang paling merasakan dampaknya miliaran penduduk negara berkembang," pungkas Retno.(OL-11)
Kunjungan kerja luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto ke Pakistan dan Rusia disebut sebagai tindakan inkonsisten dari Kepala Negara.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat khusus sebelum kunjungan kerja ke Australia
Kunjungan Komisi X DPR RI dipimpin langsung oleh Ketua Hetifah Sjaifudian dan Wakil Ketua Lalu Hadrian Irfani bersama para anggota DPR RI Komisi X lainnya.
Kunker Wilayah Selatan berlangsung pada 17-19 September 2025 melintasi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.
Rangkaian kunjungan diakhiri dengan pertemuan dan silaturahmi Gubernur bersama manajemen PT Berau Coal di Tanjung Redeb.
Gubernur Harum mengajak seluruh pemangku kepentingan di Berau, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga harmoni.
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved