Kamis 05 Mei 2022, 13:54 WIB

Jepang Akui Kesulitan Jika Memotong Impor Minyak Rusia

Mediaindonedia.com | Internasional
Jepang Akui Kesulitan Jika Memotong Impor Minyak Rusia

AFP
Ilustrasi: Jepang.

 

Jepang akan menghadapi "kesulitan" untuk segera mengikuti langkah memotong impor minyak Rusia atas invasi negara itu ke Ukraina, kata Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Koichi Hagiuda, Kamis (5/5).

Hagiuda membuat pernyataan tersebut selama kunjungan ke Washington, setelah eksekutif Uni Eropa pada Rabu (4/5) mengusulkan paket sanksi terberat terhadap Moskow, termasuk embargo minyak mentah.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan akan membahas sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dengan para pemimpin lain dari negara-negara maju Kelompok Tujuh (G7) pada minggu ini.

Langkah presiden AS itu dapat menekan Jepang yang sedang mewaspadai dampak dari embargo minyak Rusia.

"Mengingat Jepang memiliki keterbatasan sumber daya, kami akan menghadapi beberapa kesulitan untuk segera mengikuti langkah (embargo minyak Rusia) bersama negara-negara lain," kata Hagiuda kepada wartawan.

Selama pertemuan dengan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo, pemerintah Jepang dan AS menyetujui prinsip-prinsip dasar kerja sama semikonduktor, yang bertujuan untuk mendiversifikasi kapasitas pembuatan chip serta meningkatkan transparansi, tanggapan darurat terhadap kekurangan semikonduktor, penelitian dan pengembangan.

"Ketika dunia menjadi tidak stabil setelah perang di Ukraina, koordinasi dengan negara-negara yang sepemikiran menjadi semakin penting. Pembicaraan (hari ini) berfungsi sebagai langkah besar untuk memajukan hubungan Jepang-AS," ujar Hagiuda.

Dalam pertemuan terpisah dengan Menteri Energi AS Jennifer Granholm, Hagiuda meminta Amerika Serikat untuk meningkatkan produksi gas alam cair (LNG) untuk membantu Jepang mengurangi ketergantungan energi pada Rusia.

Impor minyak Rusia menyumbang empat persen dari keseluruhan impor minyak Jepang untuk tahun fiskal terakhir hingga Maret. Gas alam dari Moskow berkontribusi sembilan persen dari total impor gas Tokyo, dan Rusia menyumbang 11 persen dari total impor batubara Jepang.

Pemerintah Jepang akan menyediakan pembiayaan publik untuk membantu perusahaan-perusahaan Jepang melakukan proyek LNG di Amerika Serikat untuk meletakkan dasar bagi investasi, kata Hagiuda.

Kedua belah pihak sepakat untuk membentuk inisiatif yang bertujuan membahas secara teratur teknologi energi bersih dan keamanan energi mengingat krisis di Ukraina, kata pemerintah Jepang dan AS dalam sebuah pernyataan bersama. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Ramos Horta Perlu Reset Proses Politik Timor Leste

👤Palce Amalo 🕔Jumat 20 Mei 2022, 21:28 WIB
PRESIDEN Timor Leste Ramos Horta dinilai mampu mengakhiri rentetan krisis politik di negara itu yang terjadi sejak...
AFP/Yossi Zeliger.

Badan Keamanan Israel Ungkap Cara Agen Iran Pikat Warganya

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 21:03 WIB
Menurut Shin Bet, para agen Iran berusaha mengumpulkan informasi tentang orang Israel dan mungkin memikat mereka ke luar negeri dengan...
AFP.

Rabi Steven Burg: Normalisasi Hubungan Saudi-Israel cuma Masalah Waktu

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 20:50 WIB
Dia mengatakan bahwa menjadi Yahudi dan pro-Israel secara terbuka di kerajaan itu tidak menjadi masalah bagi kelompok...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya