Selasa 26 April 2022, 10:08 WIB

UE Sebut Perang Ukraina Punya Konsekuensi bagi Asia

Nur Aivanni | Internasional
UE Sebut Perang Ukraina Punya Konsekuensi bagi Asia

AFP/Sajjad Hussain
Ilustrasi India

 

Invasi Rusia ke Ukraina mengancam keamanan regional India. Hal itu disampaikan oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Senin selama perjalanannya ke New Delhi.

Ursula von der Leyen adalah diplomat Barat terbaru yang berkunjung untuk menekan India, yang mendapatkan sebagian besar senjatanya dari Rusia, atas sikap netralnya terhadap konflik di Ukraina.

Baik Uni Eropa maupun India menghadapi tantangan dari kebangkitan Tiongkok. Von der Leyen pun mengangkat momok kemitraan Beijing dengan Moskow untuk memperingatkan perang memiliki konsekuensi lebih jauh dari Eropa.

"Hasil perang tidak hanya akan menentukan masa depan Eropa tetapi juga sangat mempengaruhi kawasan Indo-Pasifik," katanya kepada audiensi di Raisina Dialogue, sebuah konferensi geopolitik tahunan di New Delhi.

"Rusia dan Tiongkok telah membentuk pakta yang tampaknya tidak terkendali. Mereka telah menyatakan bahwa persahabatan di antara mereka tidak memiliki batas. Apa yang bisa kita harapkan dari hubungan internasional baru yang diminta oleh keduanya?" katanya.

Perjalanan Von der Leyen ke New Delhi menyusul beberapa tawaran baru-baru ini dari tamu-tamu diplomatik terkemuka yang berusaha memikat India agar menjauh dari Rusia.

Perdana Menteri Narendra Modi menjamu mitranya dari Inggris Boris Johnson pekan lalu. Keduanya mengumumkan kemitraan pertahanan dan keamanan yang baru.

Von der Leyen mengatakan UE fokus pada penguatan hubungannya sendiri dengan India selama dekade mendatang setelah meluncurkan dewan khusus baru untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan teknologi.

Dalam pernyataan bersama, India dan Komisi Eropa itu setuju bahwa perubahan cepat dalam lingkungan geopolitik menyoroti perlunya keterlibatan strategis bersama yang mendalam.

India dan Uni Eropa tahun lalu sepakat untuk melanjutkan pembicaraan tentang perjanjian perdagangan bebas yang telah macet sejak 2013 atas masalah-masalah seperti perlindungan paten dan pengurangan tarif.

"Uni Eropa adalah mitra dagang terpenting ketiga India, tetapi kami dapat melakukan lebih banyak lagi," kata von der Leyen. (AFP/OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Adam Berry.

Wapres Parlemen Eropa: Sebut Israel Apartheid itu Antisemitisme

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:54 WIB
Selama 18 bulan terakhir, Human Rights Watch dan Amnesty International menerbitkan laporan yang menuduh Israel melakukan...
AFP

Paus Sebut Rusia Lakukan Agresi dan Imperialisme di Ukraina

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:35 WIB
Semua pihak perlu 'mengakui bahwa penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme tidak ada hubungannya dengan kerajaan yang...
AFP

Ukraina Bersukacita Usai Kuasai Kembali Pulau Ular

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 30 Juni 2022, 20:03 WIB
"KABOOM! Tidak ada lagi pasukan Rusia di Pulau Ular. Angkatan Bersenjata kami melakukan pekerjaan dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya