Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Italia, pada Selasa (19/4), mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mencapai konsensus luas tentang perlunya meningkatkan tekanan terhadap Rusia melalui sanksi baru.
Dalam sebuah pernyataan, pemerintah menambahkan bahwa sekutu sepakat tentang perlunya meningkatkan isolasi internasional Moskow.
Keputusan itu diambil selama pertemuan virtual yang didedikasikan untuk invasi Moskow ke Ukraina antara Presiden AS Joe Biden dan sekutu termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, dan Kanselir Jerman Olaf Scholz.
Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Charles Michel, Sekretaris Jenderal (ekjen) NATO Jens Stoltenberg, dan para pemimpin Kanada, Italia, Rumania dan Polandia juga ambil bagian.
Baca juga: 20 Ribu Tentara Bayaran Bergabung dengan Pasukan Rusia di Ukraina
"Kami akan lebih memperketat sanksi kami terhadap Rusia dan meningkatkan bantuan keuangan dan keamanan untuk Ukraina," tulis ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Twitter.
Sebuah pernyataan oleh Stoltenberg mengatakan sekutu setuju bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin harus segera mengakhiri konflik dan bahwa biaya yang lebih tinggi akan dikenakan sampai dia melakukannya.
Kepresidenan Prancis mengatakan para pemimpin Barat memutuskan untuk meningkatkan dukungan mereka untuk Ukraina dengan segala cara melawan agresi Rusia melalui sanksi baru jika Moskow bertahan dalam perangnya.
Elysee pun mengatakan bahwa para pemimpin sepakat tentang perlunya meyakinkan mitra di luar Uni Eropa dan G7 bahwa konflik tersebut mengancam keamanan internasional dan tidak hanya menyangkut Barat.
Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki menambahkan bahwa pertemuan itu melibatkan diskusi tentang upaya terkoordinasi sekutu untuk terus membebankan biaya ekonomi yang parah untuk meminta pertanggungjawaban Rusia.
Pernyataan pemerintah Italia juga menegaskan kembali komitmen bersama untuk mendiversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada pasokan Rusia.
Putaran terakhir diplomasi Barat datang setelah Rusia meluncurkan fase baru perangnya di Ukraina di wilayah Donbas. Pada Senin (17/4), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Rusia telah memulai serangannya setelah Moskow menarik pasukan dari wilayah sekitar ibu kota Kyiv.
Separatis pro-Moskow telah menguasai sebagian wilayah Donbas sejak 2014 di dua republik yang memproklamirkan diri di wilayah Donetsk dan Lugansk. (AFP/Nur/OL-09)
Menlu Iran Abbas Araghchi sebut peluang kesepakatan nuklir dengan AS terbuka di Jenewa, meski Donald Trump ancam serangan militer. Simak poin kesepakatannya.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian pada Januari lalu masih menjadi perdebatan dan menyisakan pertanyaan. Memantik diskursus publik dan refleksi serius.
Presiden AS Donald Trump tegaskan kendali penuh atas opsi militer terhadap Iran dan bantah rumor penolakan dari Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine.
Iran peringatkan AS bahwa serangan sekecil apa pun dianggap agresi. Teheran siaga penuh sambil tetap upayakan negosiasi nuklir intensif di Jenewa Kamis ini.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menyerukan kebangkitan Eropa untuk memperkuat perlindungan kedaulatan, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Presiden memerintahkan agar segera dibentuk tim kajian untuk menganalisis persoalan pengelolaan air secara menyeluruh.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved