Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemimpin Gereja Ortodoks Yunani pada Selasa (29/3) mengecam yang mereka sebut pengambilalihan ilegal oleh ekstremis Israel atas asrama Jerusalem yang dioperasikan oleh orang-orang Palestina. Mereka mengatakan anggota organisasi pemukim Ateret Cohanim masuk ke properti Jerusalem timur pada Minggu (27/3), di samping toko penukaran uang, dan menerima perlindungan polisi Israel meskipun tidak memiliki pemberitahuan penggusuran.
Pada 2019, Mahkamah Agung Israel menyimpulkan bahwa organisasi pemukim Ateret Cohanim telah secara legal membeli asrama tersebut bersama dengan dua bangunan terdekat lain dari Gereja Ortodoks Yunani dalam kesepakatan pada 2004 yang kontroversial dan rahasia. Gereja telah lama menyangkal hal ini dan perselisihan hukum terus berlanjut.
Ateret Cohanim bekerja untuk Yudaise Jerusalem timur dengan membeli realestat melalui perusahaan dan kemudian memindahkan pemukim Yahudi. "Bertindak dengan cara agresif yang ilegal terhadap properti Kristen yang dikenal dan bisnis Arab--terutama menjelang Paskah dan Ramadhan--kemungkinan dapat memicu permusuhan lokal," kata Gereja dalam sebuah pernyataan Selasa.
Ia menambahkan bahwa Theophilus III, patriark Gereja Ortodoks Jerusalem, telah berkonsultasi dengan para kepala gereja di kota mengenai masalah tersebut. "Patriark meminta polisi bertindak untuk mengusir Ateret Cohanim sampai proses hukum yang sedang berlangsung selesai dan diselesaikan."
Daniel Luria, direktur eksekutif Ateret Cohanim, mengatakan kelompoknya tidak terlibat dalam proses hukum apa pun dan tidak akan mengomentari kasus di pengadilan. "Bahkan jika kami bagian dari proses pengadilan, kami tidak akan pernah bertindak bertentangan dengan putusan pengadilan atau bertindak ilegal," katanya kepada AFP.
Medhat Deeba, seorang pengacara yang mewakili keluarga Qiresh Palestina yang mengelola asrama, mengatakan bahwa anggota organisasi Israel telah mengambil alih salah satu dari dua bagian properti. "Mereka tidak memberikan surat penggusuran kepada warga dan mereka masuk secara ilegal," katanya.
Asrama tersebut berada di Kota Tua Jerusalem timur, yang direbut Israel pada 1967 dan kemudian dicaplok dalam langkah yang tidak pernah diakui oleh sebagian besar masyarakat internasional. Gereja Ortodoks Yunani ialah gereja terbesar dan terkaya dengan kepemilikan tanah yang luas di Jerusalem sejak berabad-abad yang lalu.
Lembaga itu telah menghadapi tuduhan korupsi berulang kali dan memfasilitasi perluasan pemukiman Israel di propertinya. Ketika kesepakatan pada 2004 terungkap, Gereja menghadapi kemarahan warga Palestina yang meluas sehingga menyebabkan pemecatan Patriark Irineos I pada 2005. Sejak itu, Gereja Ortodoks Yunani dan para penyewa telah berusaha untuk membatalkan penjualan.
Pengambilalihan properti oleh pemukim di Jerusalem sering memicu gejolak kekerasan. Tahun lalu pemukim yang didukung oleh pengadilan Israel berusaha mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Jerusalem timur Sheikh Jarrah, tempat orang Yahudi tinggal sebelum perang 1948 yang menciptakan Israel.
Baca juga: Serangan Senjata Bunuh Lima Orang di Dekat Tel Aviv Israel
Hukum Israel mengizinkan warga negara Yahudi untuk mengeklaim kembali properti yang dimiliki oleh orang Yahudi di Jerusalem timur sebelum pendirian Israel. Di sisi lain, warga Arab tidak memiliki jalan lain untuk proses tersebut. Protes terhadap pengusiran Sheikh Jarrah memicu perang 11 hari berdarah tahun lalu antara Israel dan gerakan Islam Hamas yang menguasai Jalur Gaza. (AFP/OL-14)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved