Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Rusia, pada Senin, melarang Facebook dan Instagram karena dinilai sebagai "ekstremis". Hal ini bagian dari upaya besar-besaran Moskow untuk menindak media sosial selama konflik di Ukraina.
Pihak berwenang Rusia menuduh raksasa teknologi AS Meta - perusahaan induk Facebook, Instagram dan WhatsApp - menoleransi "Russophobia" sejak Presiden Vladimir Putin mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari.
Facebook dan Twitter tidak dapat diakses di Rusia sejak awal Maret dan Instagram diblokir di negara itu seminggu yang lalu.
Pengadilan distrik Tverskoi Moskow menyetujui permintaan dari jaksa untuk melarang dua platform media sosial itu karena melakukan kegiatan ekstremis.
Sementara itu, diputuskan bahwa layanan WhatsApp tidak akan dilarang karena tidak digunakan untuk mengunggah pernyataan publik. Namun, tidak ada komentar langsung dari Meta.
Juga pada Senin, menurut kantor pers Rusia, regulator media Rusia Roskomnadzor memblokir akses ke euronews.com, situs web saluran Prancis Euronews, dan versi Rusia ru.euronews.com, atas permintaan kantor kejaksaan. Namun, tidak ada alasan yang diberikan untuk tindakan tersebut.
Awal bulan ini Roskomnadzor memblokir akses ke situs berita utama BBC. Kementerian Luar Negeri Moskow memperingatkan bahwa akan ada tindakan pembalasan yang lebih banyak terhadap media.
Selama sidang pengadilan pada Senin, layanan keamanan Rusia FSB menuduh Meta bekerja melawan kepentingan Moskow dan tentaranya selama konflik tersebut.
"Kegiatan organisasi Meta diarahkan terhadap Rusia dan angkatan bersenjatanya," kata perwakilan FSB Igor Kovalevsky kepada pengadilan dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Rusia.
"Kami meminta (pengadilan) untuk melarang kegiatan Meta dan mewajibkannya untuk segera melaksanakan putusan ini," katanya.
Di pengadilan, perwakilan Meta mengatakan bahwa setelah debat publik, perusahaan sekarang telah mengubah kebijakannya dan menganggap bahwa "Russophobia" dan seruan kekerasan terhadap warga Rusia tidak dapat diterima.
Pada Senin, para ahli mengatakan masih belum jelas apakah sekarang ilegal bagi warga Rusia biasa untuk mengunggah di Facebook dan Instagram.
Net Freedoms Project mengatakan warga Rusia dapat menggunakan media sosial Meta dengan hati-hati untuk saat ini. (AFP/OL-13)
Sidang perdana kasus kecanduan media sosial dimulai di California. Meta dan YouTube dituduh sengaja merancang platform yang merusak otak anak.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
Instagram mengembangkan fitur baru yang memberikan kontrol privasi digital yang lebih besar bagi pengguna.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Terseret isu pajak, Cha Eun-woo menyampaikan pernyataan resmi lewat Instagram. Ia mengakui kelalaian dan menegaskan sikap kooperatif.
Kemkomdigi bergerak cepat merespons keresahan publik terkait isu dugaan kebocoran data pengguna Instagram dan keamanan fitur reset kata sandi.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved