Selasa 15 Maret 2022, 13:30 WIB

Ledakan Keras Terdengar di Pusat Ibu Kota Ukraina

Nur Aivanni | Internasional
Ledakan Keras Terdengar di Pusat Ibu Kota Ukraina

State Emergency Service of Ukraine / AFP
Petugas Pelayanan Emergensi Ukraina mengevakuasi pria dari apartemen yang terkena serangan udara Rusia di Kyiv, Ukraina, Senin (14/3).

 

SEDIKITNYA  tiga ledakan kuat terdengar di pusat ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Selasa (15/3) pagi, kata wartawan AFP, meski penyebabnya tidak segera diketahui.

Seorang jurnalis AFP juga melihat gumpalan asap membubung di kejauhan, tetapi tidak bisa sampai di sana karena jam malam yang berlaku hingga pukul 05:00 GMT.

Ledakan terkadang disebabkan oleh persenjataan pertahanan udara. Tidak ada pernyataan langsung dari sumber resmi.

Baca juga: Rusia Klaim Ada Titik Terang Gelar Perundingan dengan Ukrain

Pertempuran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di sekitar Kyiv, yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh pasukan Rusia yang menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Lebih dari setengah dari tiga juta penduduk Kyiv telah meninggalkan kota itu sejak dimulainya serangan Rusia.

Sejumlah korban tewas dan terluka dilaporkan pada Senin setelah serangan udara di berbagai bagian ibu kota.

Pertempuran sengit telah berlangsung selama beberapa hari antara pasukan Rusia dan Ukraina di pinggiran kota Kyiv. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/OZAN KOSE

Sindir Korban Gempa Turki-Suriah, Charlie Hebdo Tuai Kecaman

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 09 Februari 2023, 09:13 WIB
Gambar yang dibuat oleh seniman Pierrick Juin itu menunjukkan bangunan yang tertatih-tatih di tengah tumpukan puing dengan tulisan,...
AFP/Anne-Sophie THILL

Bus Tabrak Tempat Penitipan Anak di Kanada, Dua Anak Tewas

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Februari 2023, 06:45 WIB
Juru bicara polisi Erika Landry menambahkan sopir itu ditahan atas dugaan pembunuhan dan mengemudikan kendaraan secara berbahaya namun...
AFP/OZAN KOSE

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Turki Tembus 12.000 Jiwa

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 09 Februari 2023, 05:17 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia di negaranya sampai detik ini adalah 9.057...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya