Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Umum PBB, Rabu (2/3), mengadopsi resolusi yang mendesak Rusia untuk segera meninggalkan Ukraina, tanggapan keras terhadap invasi yang dilakukan Moskow.
Setelah perdebatan selama dua hari, yang memperlihatkan Duta Besar Ukraina untuk PBB menuding Rusia melakukan genosida, sebanyak 141 dari 193 negara anggota PBB menyepakati resolusi yang tidak mengikat itu.
Tiongkok menjadi salah satu dari tiga negara yang abstain. Adapun lima negara menolak resolusi itu yaitu Eritrea, Korea Utara (Korut), Belarus, dan Rusia.
Baca juga: Presiden Ukraina Tuding Rusia Ingin Hapus Ukraina
Resolusi itu juga mengecam keras invasi ke Ukraina dan mengutuk keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyiagakan persenjataan nuklirnya.
Resolusi itu dipandang para diplomat sebagai tonggak demokrasi di dunia yang tengah melihat naiknya pengaruh otokrasi dan teradi saat pasukan Rusia bergerak menuju ke Kiev.
"Mereka berusaha menghapuskan hak bangsa Ukraina untuk hidup," kecam Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslystya di Majelis Umum PBB sebelum voting.
"Sangat jelas bahwa tujuan invasi Rusia ini bukan sekedar penduduan namun genosida," lanjutnya.
Putin melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari. Moskow menggunakan alasan membela diri berdasarkan pasal 51 Piagam PBB.
Namun, alasan itu ditolak mentah-mentah oleh negara Barat uang menuding Moskow melanggar pasal 2 Piagam PBB, yang mengharuskan negara anggota PBB menahan diri dari menggunakan ancaman dan kekuatan militer untuk menyelesaikan masalah.
Duta Besar Uni Eropa untuk PBB Olof Skoog menyebut resolusi itu bukan hanya tentang Ukraina.
"Resolusi itu mengenai mempertahankan keteraturan internasional berdasarkan aturan yang telah kita semua sepakati," ungkapnya.
Sekejn PBB Antonio Guterres mengatakan pesan dari Majelis Umum PBB sudah sangat lantang dan jelas.
"Akhiri kekerasan di Ukraina. Bungkam baku tembak sekarang juga," tegas Guterres dalam sebuah pernyataan.
"Seburuk apa pun situasi yang dihadapi warga Ukraina saat ini, kondiisnya akan terus memburuk. Mereka menghadapi bom waktu," lanjutnya. (AFP/OL-1)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis Indonesia dapat mewujudkan net-zero emission lebih cepat dari target pada tahun 2060.
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia, saat ini, merupakan salah satu penyumbang terbanyak jumlah Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan global.
Dalam pidatonya, Prabowo berbicara soal isu kemanusiaan yang tidak hanya dialami warga Palestina, tetapi juga Indonesia yang pernah merasakan dijajah oleh kolonialisme selama berabad-abad.
Ini merupakan pertama kalinya setelah satu dekade Presiden Indonesia kembali hadir langsung di panggung Sidang Majelis Umum PBB.
Pada Jumat (12/9), Majelis Umum PBB dengan resmi meloloskan sebuah resolusi yang menekankan dukungan internasional untuk penyelesaian dua negara dalam konflik antara Israel dan Palestina.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved