Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR 680.000 orang telah meninggalkan Ukraina sejak invasi militer Rusia pada 24 Februari, dengan jumlah yang meningkat pesat.
"Jumlah orang yang melarikan diri dari Ukraina ke negara-negara tetangga telah mencapai 677.000," kata Filippo Grandi, yang mengepalai Badan Pengungsi PBB (UNHCR), di Twitter.
Pada Selasa (1/3), UNHCR memproyeksikan bahwa lebih dari empat juta pengungsi Ukraina pada akhirnya mungkin membutuhkan perlindungan dan bantuan di negara-negara tetangga.
Baca juga: Belarus Kerahkan Lebih Banyak Pasukan ke Perbatasan Ukraina
"Kami melihat apa yang bisa menjadi krisis pengungsi terbesar di Eropa abad ini," kata Grandi.
Komisaris manajemen krisis Uni Eropa mengatakan angka itu bisa mencapai tujuh juta.
Lebih dari 37 juta orang hidup di bawah kendali pemerintah Kyiv sebelum invasi terjadi pada pekan lalu. (AFP/Nur/OL-09)
Serangan Rusia di Bogodukhiv, Ukraina, tewaskan 4 warga sipil termasuk 3 balita. Tragedi ini terjadi di tengah upaya negosiasi damai di Abu Dhabi.
Program undian ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
PBB menutup 2025 dengan tunggakan kontribusi mencapai US$1,6 miliar (Rp26 triliun).
PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya membentuk PBB baru melalui peluncuran Dewan Perdamaian.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved