Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
Israel, pada Jumat, mengatakan akan mengevakuasi keluarga diplomat dan personel kedutaan lainnya yang bekerja di Ukraina, karena meningkatnya ketegangan antara Kyiv dan Moskow.
"Kementerian Luar Negeri juga merekomendasikan agar warga Israel yang berencana datang ke Ukraina mempertimbangkan untuk tidak melakukannya saat ini," kata kementerian itu.
Kementerian menyarankan warga Israel yang tinggal di Ukraina untuk menghindari mendekati titik hotspot mengingat situasi yang memburuk.
Langkah Israel itu dilakukan saat Rusia terus mengerahkan puluhan ribu tentara di perbatasan Ukraina. Dan pembicaraan untuk menghindari konflik pun hanya ada sedikit kemajuan.
Baca juga: Amerika Serikat Desak Warganya Tinggalkan Ukraina
Pada Kamis, Presiden AS Joe Biden mendesak warga Amerika untuk meninggalkan Ukraina. Inggris dan Kanada juga menyarankan warga negara mereka untuk meninggalkan negara tersebut.
Sementara itu, Rusia sedang mencari jaminan tertulis bahwa NATO akan menarik kehadirannya dari Eropa timur dan tidak akan pernah berekspansi ke Ukraina.(AFP/OL-5)
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Militer Ukraina sebut kerugian personel Rusia capai 1,29 juta jiwa per Maret 2026. Analis independen CSIS perkirakan rasio korban Rusia banding Ukraina capai 2,5 banding 1.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
PM Netanyahu mengeklaim negara-negara Arab kini meminta bantuan Israel untuk membentuk aliansi militer melawan Iran. Simak detail pengakuan mengejutkan ini.
Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka.
Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
SETIAP konflik pada akhirnya bisa dirundingkan, kecuali konflik yang mengatasnamakan Tuhan.
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menurut Muzani, pemerintah harus mempertimbangkan menarik pasukan ketika tidak ada jaminan keselamatan di Libanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved