Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan Rusia telah kehilangan sekitar 1.297.670 personel sejak dimulainya invasi skala penuh pada 24 Februari 2022.
Dalam laporan yang dirilis Selasa (31/3), militer Ukraina menyebutkan 970 korban tambahan terjadi dalam 24 jam terakhir. Angka tersebut mencakup tentara tewas maupun terluka.
Menurut data yang dipublikasikan Angkatan Bersenjata Ukraina, Rusia juga kehilangan 11.826 tank, 24.324 kendaraan tempur lapis baja, 86.359 kendaraan dan tangki bahan bakar, serta 39.110 sistem artileri.
Selain itu, tercatat 1.709 sistem peluncur roket ganda, 1.338 sistem pertahanan udara, 435 pesawat, 350 helikopter, dan 208.827 drone hancur atau tidak lagi operasional. Di sektor maritim, dua kapal selam serta 33 kapal dan perahu dilaporkan hilang.
Pihak Ukraina tidak mengungkapkan secara rinci jumlah kerugian di pihaknya dengan alasan kerahasiaan operasional. Namun, Presiden Volodymyr Zelensky pada Februari lalu menyatakan sedikitnya 55.000 tentara Ukraina tewas sejak awal perang, selain sejumlah personel yang dinyatakan hilang dalam tugas.
Sejumlah lembaga pemikir independen Barat menilai korban di pihak Rusia lebih besar dibandingkan Ukraina. Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan rasio korban Rusia dan Ukraina berada pada kisaran 2,5 banding 1 atau 2 banding 1.
Dalam laporan Januari 2026, CSIS memperkirakan Ukraina mengalami 500.000 hingga 600.000 korban sepanjang Februari 2022 hingga Desember 2025, dengan 100.000 hingga 140.000 di antaranya diperkirakan tewas dalam pertempuran.
Perang Rusia-Ukraina masih berlangsung dengan intensitas tinggi, terutama ditandai serangan drone dan pertempuran darat yang menyulitkan proses evakuasi serta identifikasi korban. (Kyiv Independent/B-3)
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Tanker minyak Rusia Altura yang membawa 140.000 ton minyak diserang drone di Laut Hitam. Insiden terjadi di tengah pengetatan sanksi Eropa terhadap armada bayangan.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
Laporan intelijen menyebut Rusia mulai mengirim bantuan militer berupa drone hingga logistik ke Iran. Benarkah ini babak baru aliansi mematikan kedua negara?
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Struktur kekuatan partai politik di Indonesia saat ini belum merata di seluruh wilayah.
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved