Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), pada Rabu (2/2), mengerahkan beberapa ribu tentara untuk memperkuat pasukan NATO di Eropa timur, ketika para pemimpin Prancis dan Jerman menandai perjalanan ke Moskow untuk mengatasi ketakutan Barat akan invasi ke Ukraina.
Dengan penolakan Rusia untuk menarik kembali 100.000 tentara yang ditempatkan di perbatasan Ukraina, 1.000 tentara AS di Jerman dikirim ke Rumania, dan 2.000 lainnya di Amerika Serikat diterbangkan ke Jerman dan Polandia.
"Selama (Presiden Vladimir Putin) bertindak agresif, kami akan memastikan kami meyakinkan sekutu NATO kami di Eropa timur bahwa kami ada di sana," kata Presiden AS Joe Biden setelah penempatan tersebut diumumkan.
Baca juga: AS Siap Kerahkan Lebih Banyak Pasukan ke Eropa Timur di Tengah Krisis Ukraina
Menanggapi itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko mengatakan langkah itu akan mempersulit kompromi antara kedua belah pihak
Grushko menyebut bahwa pengerahan AS sebagai langkah destruktif, yang meningkatkan ketegangan militer dan mengurangi ruang lingkup untuk keputusan politik.
Kekuatan Barat telah terlibat dalam upaya diplomatik yang intens untuk mencegah apa yang mereka takutkan sebagai invasi ke Ukraina, meskipun ada penolakan keras dari Moskow.
Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Rabu (2/2) mengumumkan dia akan segera melakukan perjalanan ke Moskow untuk membahas krisis tersebut, sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan perjalanan serupa mungkin akan dilakukan.
Di Washington, juru bicara Pentagon John Kirby menekankan bahwa pergerakan pasukan AS adalah untuk menunjukkan komitmen terhadap aliansi NATO, dan bahwa tidak ada tentara Amerika yang akan dikirim untuk berperang di Ukraina, yang bukan anggota NATO.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte adalah pemimpin NATO terbaru yang mengunjungi Kyiv pada Rabu untuk menunjukkan dukungan, dengan bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky.
Setelah pembicaraan tersebut, Zelensky mengatakan Ukraina hanya fokus pada perdamaian, tetapi bersikeras memiliki hak untuk mempertahankan diri.
Rutte mengatakan penting untuk melanjutkan dialog antara Rusia dan para pemain lainnya. (AFP/Nur/OL-09)
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI, Jazilul Fawaid, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Serangan dua drone Iran memicu kebakaran di Pangkalan Al Salam Abu Dhabi yang menampung pasukan Prancis. UEA memastikan tidak ada korban jiwa.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menekankan pentingnya peran satuan-satuan tempur sebagai fondasi utama kekuatan pertahanan nasional.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mempertanyakan nilai strategis NATO bagi AS jika dukungan logistik, seperti akses pangkalan, justru dihambat saat dibutuhkan.
Turki sinyalkan intervensi ke Irak utara jika PKK dan PJAK terlibat perang Iran. Erdogan tegaskan sikap itu kepada Trump di tengah eskalasi konflik kawasa
Kapal induk USS Gerald R. Ford bersandar di Kroasia untuk perbaikan darurat usai insiden kebakaran di Laut Merah yang melukai kru dan merusak fasilitas internal kapal.
Presiden Donald Trump mengancam akan mengurangi pendanaan AS untuk NATO setelah negara-negara Eropa menolak membantu operasi militer di Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Donald Trump pertimbangkan AS keluar dari NATO setelah sekutu tolak amankan Selat Hormuz. Ia tegaskan militer AS tidak butuh bantuan siapa pun dalam konflik Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved