Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) menghentikan sementara beberapa penerbangan di pantai baratnya setelah Korea Utara (Korut) meluncurkan uji coba rudal balistik. Peluncuran tersebut merupakan uji coba senjata kedua Korut dalam waktu kurang dari seminggu.
Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengungkapkan pihaknya telah menghentikan sementara keberangkatan di beberapa bandara di sepanjang Pantai Barat pada Senin (10/1) malam waktu setempat setelah peluncuran tersebut. FAA mengatakan penghentian penerbangannya berlangsung selama kurang dari 15 menit.
Peluncuran itu dilakukan saat Dewan Keamanan PBB bertemu di New York untuk membahas uji coba pada pekan lalu yang disebut Pyongyang sebagai rudal hipersonik, meskipun Seoul meragukan klaim itu.
Baca juga: AS dan Sekutu Desak Korea Utara untuk Hentikan Tindakan Destabilisasi
Namun, militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan rudal balistik yang diduga diluncurkan pada Selasa (11/10 waktu Korea telah mencapai kecepatan hipersonik.
Dalam dekade sejak pemimpin Kim Jong Un mengambil alih kekuasaan, Korut telah melihat kemajuan pesat dalam teknologi militer mereka dengan mengorbankan sanksi internasional.
Rudal yang diluncurkan pada Selasa (11/1) mendarat di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Meskipun tidak ada laporan kerusakan segera, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyebut peluncuran itu sangat disesalkan.
AS mengutuk apa yang disebutnya "peluncuran rudal balistik". AS pun menegaskan kembali komitmennya untuk membela Korsel dan Jepang.
Menurut laporan media pemerintah, Rabu (12/1), Pemimpin Korut Kim Jong Un secara pribadi mengawasi keberhasilan uji coba rudal hipersonik tersebut.
Rudal yang membawa "kendaraan meluncur hipersonik" mencapai target yang ditetapkan di perairan 1.000 km, menurut kantor berita resmi Korea Central News Agency (KCNA).
Foto-foto yang diunggah di laman daring Rodong Sinmun, surat kabar resmi Partai Buruh yang berkuasa, menunjukkan Kim Jong Un mengenakan mantel kulit hitam panjang dan menggunakan teropong untuk menyaksikan peluncuran rudal tersebut.
"Kemampuan manuver yang unggul dari kendaraan luncur hipersonik lebih mencolok diverifikasi melalui uji tembak terakhir," kata laporan KCNA.
Gambar lain di Rodong Sinmun menunjukkan rudal meluncur dari darat saat fajar dalam kobaran api dan asap, dan Kim tengah berdiskusi dengan pejabat berseragam.
Itu adalah uji coba rudal hipersonik ketiga yang dilaporkan Korut hingga saat ini, setelah satu pada September 2021 dan satu lagi pada minggu lalu.
Militer Korsel mengatakan peluncuran pada Selasa (11/1) itu telah mencapai kecepatan hipersonik dan menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang jelas dari uji coba pada minggu lalu.
"Kehadiran Kim Jong Un pada uji coba rudal menunjukkan bahwa tingkat penyelesaian rudal hipersonik telah mencapai tingkat yang memuaskan," kata Lim Eul-chul, seorang profesor studi Korut di Kyungnam University di Seoul. (AFP/OL-1)
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
Kim Jong Un nyatakan Korea Utara siap pasok rudal ke Iran dan klaim mampu lenyapkan Israel. Simak detail uji coba kapal perusak baru Choe Hyon dan kemajuan nuklirnya
Benarkah Kim Ju Ae disiapkan menjadi penerus Kim Jong Un? Simak analisis terbaru dari Kongres Partai Korea Utara dan laporan intelijen terkait sosok putri misterius ini.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Pasukan Israel (IDF) melancarkan gelombang serangan udara ke Teheran, menyasar markas intelijen dan peluncur rudal balistik. Simak perkembangan konflik terkini.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan Iran agar membahas program rudal balistiknya, di tengah isu potensi serangan militer AS.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
AS mengumumkan sanksi terhadap 32 individu dan entitas di Iran, Uni Emirat Arab, Turki, Tiongkok, Hong Kong, India, Jerman, dan Ukraina, disebut terkait perogram senjata Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved