Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat siap untuk berdiskusi dengan Rusia tentang sistem rudal dan latihan militer kedua negara, dalam pembicaraan yang dapat dimulai pada hari Minggu di Jenewa.
Para diplomat AS dan Rusia bertemu di Swiss untuk mencoba meredakan ketegangan ketika Washington dan Eropa menuduh Moskow mempersiapkan invasi baru ke tetangganya Ukraina.
"Ada beberapa area di mana kami pikir mungkin untuk membuat kemajuan, asalkan setiap janji adalah timbal balik," kata seorang pejabat senior Gedung Putih, memberikan beberapa perincian pada Sabtu (8/1).
“Rusia telah mengatakan merasa terancam oleh prospek sistem rudal ofensif yang ditempatkan di Ukraina. Amerika Serikat tidak berniat melakukan itu. Jadi ini adalah satu area di mana kita mungkin dapat mencapai pemahaman jika Rusia bersedia melakukannya, membuat komitmen timbal balik," lanjutnya, yang meminta anonimitas.
“Moskow juga telah menyatakan minatnya untuk membahas masa depan sistem rudal tertentu di Eropa, sejalan dengan Perjanjian INF (Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah) dan kami terbuka untuk membahas ini," terang pejabat itu.
Akhirnya, Washington siap untuk membahas kemungkinan pembatasan timbal balik pada ukuran dan ruang lingkup latihan militer yang dilakukan oleh Rusia serta oleh AS dan NATO, menurut sumber tersebut.
"Kami tidak akan tahu sampai kami memulai percakapan ini mulai besok malam apakah Rusia siap untuk bernegosiasi dengan serius dan dengan itikad baik," pejabat itu memperingatkan, dengan mengatakan bahwa Rusia dan Amerika kemungkinan akan melakukan percakapan awal"” pada Minggu malam sebelum mengadakan utama mereka pada hari Senin.
"Kami pergi ke pertemuan ini dengan rasa realisme, bukan rasa optimisme," kata sumber itu, menunjukkan bahwa itu akan menjadi eksplorasi dan tidak akan mengarah pada janji-janji tegas.
“Saya sama sekali tidak terkejut bahwa media Rusia mulai melaporkan mungkin bahkan ketika pembicaraan masih berlangsung, bahwa AS telah membuat segala macam konsesi ke Rusia. Ini adalah upaya yang disengaja untuk menciptakan perpecahan di antara sekutu, sebagian dengan memanipulasi kalian semua," tandasnya. (France24/OL-12)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved