Sabtu 18 Desember 2021, 08:54 WIB

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Apresiasi Kongres AS Setujui Regulasi Antiislamofobia

mediaindonesia.com | Internasional
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Apresiasi Kongres AS Setujui Regulasi Antiislamofobia

Ist/DPR
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir.

 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengapresiasi Kongres Amerika Serikat (AS) yang menyetujui lahirnya regulasi antiislamofobia. Regulasi ini kelak akan menempatkan utusan khusus di Departemen Luar Negeri AS untuk memantau dan memberantas Islamofobia di seluruh dunia.

Ini merupakan kemajuan dalam menerapkan kebijakan penghormatan atas kebebasan beragama di seluruh dunia, terutama di AS. Islamofobia sebetulnya isu klasik yang selalu disuarakan kalangan yang antiislam. Regulasi baru di AS ini sekaligus jadi angin segar bagi dunia Islam. 

"Jangan takut dengan Islam, karena Islam tidak pernah mengajarkan membenci sesama manusia meskipun berbeda agama," seru Hafisz, saat dimintai komentarnya oleh Parlementaria via Whatsapp, Jumat (17/12/2021).

Mengutip laman VOA, Selasa (14/12/2021), produk legislasi baru itu dipicu oleh lelucon rasialis antiislam dari Anggota Fraksi Republik Lauren Boebert kepada Anggota Fraksi Demokrat Ilham Omar yang muslim.

Boebert mengejek Oemar sebagai anggota “pasukan jihad” dan legislator liberal. Oemar sendiri adalah imigran asal Somalia yang sudah menetap di AS sejak masa kanak-kanak.

Omar merupakan Anggota Komite Hubungan Luar Negeri DPR AS. Omar berkata, sebagai negara yang didirikan berdasarkan kebebasan beragama, AS harus berjuang melawan persekusi agama terhadap muslim dan agama lainnya di seluruh dunia.

Saat membuka debat di Kongres AS, James McGovern, Anggota Fraksi Demokrat yang mengetuai Komite Aturan DPR, mengutip survei bahwa ada peningkatan sentimen antimuslim di AS dan dunia.

"Omar telah menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat Amerika yang bertanggung jawab atas keimanannya. Ini merupakan keputusan brilliant bagi DPR Amerika dalam memberikan perlindungan kepada semua agama termasuk islam," nilai Hafisz yang juga politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Persekusi agama yang selalu muncul dari oknum pejabat AS, memang harus ditertibkan. Legislasi yang disponsiri Omar sekali lagi akan memberi kemajuan beragama di masa depan. (RO/OL-09)

Baca Juga

AFP/Satellite image ©2020 Maxar Technologies.

AS dan Belanda Waswas Supertanker Tua Bawa Sejuta Barel Minyak

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:16 WIB
Bulan lalu, PBB meluncurkan rencana menurunkan minyak dari supertanker ke kapal sementara selama empat...
MANDEL NGAN / AFP

Biden Tuduh Putin Berangus Budaya Ukraina

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 20:05 WIB
Biden juga menduh Putin menjegal Finlandia dan negara-negara Eropa yang netral masuk NATO. Pada saat yang bersamaan Rusia menyerang Kota...
MI/ M IRFAN

Duta Besar RI di Swiss Berupaya Maksimal Bantu Pencarian Eril

👤Bayu Anggoro 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:10 WIB
KBRI berkoordinasi dengan beberapa pihak, di antaranya kepolisian, rumah sakit, unit gawat darurat, serta hotel untuk mengetahui keberadaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya