Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Government shutdown di Amerika Serikat adalah suatu kondisi ketika sebagian besar operasi pemerintah terhenti karena kegagalan untuk menyetujui anggaran tahunan atau resolusi sementara. Kondisi ini dapat terjadi ketika Kongres dan Presiden tidak mencapai kesepakatan mengenai besaran anggaran dan prioritas belanja.
Tanpa otorisasi pengeluaran, banyak fungsi pemerintah dihentikan, dan ini dapat berdampak signifikan pada masyarakat dan perekonomian.
Salah satu penyebab utama terjadinya shutdown adalah ketidaksepakatan politik antara Presiden dan Kongres. Ketika Presiden mengusulkan anggaran yang tidak disetujui oleh anggota Kongres, atau sebaliknya, maka dapat muncul kegagalan dalam pembahasan anggaran, yang pada akhirnya menyebabkan penutupan sebagian layanan pemerintah.
Contoh:
Shutdown 2013: Ketegangan mengenai Affordable Care Act atau Obamacare menyebabkan penutupan pemerintah untuk pertama kalinya dalam 17 tahun.
Tidak hanya antara Presiden dan Kongres, perbedaan pendapat juga sering terjadi dalam tubuh partai yang sama. Fraksi-fraksi dalam partai yang berbeda, terutama di Partai Republik, dapat menuntut pemotongan anggaran yang signifikan atau perubahan kebijakan, yang menyebabkan kesulitan dalam mencapai kesepakatan.
Contoh:
Shutdown 2018-2019: Perselisihan mengenai pembiayaan pembangunan tembok perbatasan antara Presiden Donald Trump dan sebagian besar anggota Kongres mengarah pada shutdown terpanjang dalam sejarah Amerika Serikat.
Setiap tahun, anggaran negara Amerika Serikat harus disahkan sebelum 30 September, yang menandai berakhirnya tahun fiskal. Jika Kongres gagal mengesahkan anggaran tepat waktu, maka akan terjadi shutdown otomatis.
Contoh:
Shutdown 2025: Ketegangan politik di Kongres menyebabkan ketidaksepakatan mengenai pengalokasian anggaran, mengarah pada penutupan pemerintah pada 1 Oktober 2025.
Di Senat Amerika Serikat, untuk meloloskan anggaran atau resolusi sementara, dibutuhkan 60 suara dari total 100 anggota. Ketika anggota Senat menggunakan filibuster (taktik untuk menunda atau memblokir keputusan), ini dapat menyebabkan terhentinya proses pengesahan anggaran dan berujung pada shutdown.
Contoh:
Shutdown 1995-1996: Penggunaan filibuster oleh Senat, yang menuntut pemotongan anggaran besar, menyebabkan ketegangan yang berujung pada penutupan pemerintah.
Pemerintah sering kali memasukkan kebijakan-kebijakan tertentu dalam anggaran yang bukan bagian dari pembahasan utama. Ini dikenal sebagai "riders" atau amendment. Ketika kebijakan ini kontroversial atau ditentang, bisa terjadi blokade yang menyebabkan shutdown.
Contoh:
Shutdown 2013: Perselisihan mengenai kebijakan kesehatan dan pemotongan anggaran tertentu menjadi pemicu utama shutdown.
Kadang-kadang, Presiden berusaha untuk memotong anggaran setelah disetujui oleh Kongres, dengan mengajukan rescission (pemotongan dana). Jika Kongres menolak pemotongan ini, bisa terjadi ketegangan yang mengarah pada shutdown.
Jika Kongres tidak dapat menyelesaikan negosiasi anggaran tahunan tepat waktu, mereka biasanya mengesahkan continuing resolution (CR) untuk memperpanjang pembiayaan sementara. Kegagalan untuk menyetujui CR menyebabkan pemerintah tidak memiliki dana yang sah untuk beroperasi, yang memicu shutdown.
Penyebab utama shutdown pemerintah Amerika Serikat seringkali berakar pada perbedaan politik, blokade anggaran, dan ketegangan mengenai kebijakan. Setiap kali ada kegagalan untuk mencapai kesepakatan antara Presiden dan Kongres, atau di dalam Kongres itu sendiri, shutdown bisa menjadi hasilnya. Pemahaman lebih dalam tentang faktor-faktor ini akan membantu kita memahami dinamika politik yang lebih luas di AS.
Sumber Referensi
Restart dan shutdown HP sering dianggap sama. Simak perbedaan, fungsi, serta mana yang lebih efektif untuk meningkatkan performa HP.
Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) menjelaskan bahwa penundaan ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah air traffic controller (ATC) yang terdampak shutdown.
Pemerintah federal Amerika Serikat resmi mengalami shutdown setelah Partai Republik dan Partai Demokrat gagal mencapai kesepakatan terkait rancangan anggaran.
Shutdown pemerintah Amerika Serikat selama 43 hari resmi berakhir setelah Presiden Donald Trump menandatangani RUU pendanaan hasil kompromi antara Partai Republik dan Demokrat.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 12 November 2025, dibuka melemah sebesar 22 poin atau 0,13% menjadi Rp16.716 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin 13 Oktober 2025, dibuka melemah 88,21 poin atau 1,07% ke posisi 8.169,65.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai, penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) membuat investor asing bersikap lebih hati-hati
Kemenko Perekonomian menyebut penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) belum berdampak signifikan bagi kinerja ekspor Indonesia
penghentian sementara kegiatan pemerintahan atau government shutdown Amerika Serikat (AS) berpotensi mengguncang stabilitas pasar keuangan termasuk memengaruhi nilai tukar rupiah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved