Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat menjatuhkan sanksi baru pada selusin pejabat dan entitas Iran karena pelanggaran hak asasi manusia yang serius. Itu dilakukan menjelang dimulainya kembali pembicaraan nuklir dengan Teheran setelah dihentikan pekan lalu tanpa kemajuan nyata.
Sanksi yang diumumkan oleh Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri itu menargetkan pejabat pemerintah dan organisasi yang terlibat dalam penindasan terhadap pengunjuk rasa dan aktivis politik, dan penjara di mana para aktivis ditahan dalam kondisi brutal.
Departemen Keuangan juga menempatkan beberapa pejabat Suriah dalam daftar hitam sanksi karena peran mereka dalam represi politik dan serangan gas kimia, dan kepala intelijen militer Uganda terkena sanksi karena pelecehan ekstrem terhadap orang yang ditangkap karena kebangsaan atau keyakinan politik mereka.
Pengumuman itu muncul menjelang KTT Demokrasi yang diselenggarakan Washington akhir pekan ini, yang disebut sebagai dorongan untuk mempromosikan masyarakat yang lebih bebas dan terbuka.
"Amerika Serikat berkomitmen untuk mempromosikan demokrasi dan akuntabilitas bagi mereka yang melanggar hak asasi manusia di seluruh dunia," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan yang dikutip Rabu WIB (8/12)
"Amerika Serikat akan menggunakan berbagai alatnya untuk menyoroti dan mengganggu pelanggaran hak asasi manusia ini," katanya.
Dikatakan Departemen Keuangan, sanksi Iran ditujukan kepada pejabat dan entitas yang terlibat dalam tindakan brutal terhadap protes pada 2009 dan 2019, termasuk Hassan Karami, komandan Unit Khusus LEF, yang berfokus pada pengendalian massa dan penindasan protes.
Disebutkan juga Gholamreza Soleimani, yang memimpin Basij, milisi Islam negara itu juga terlibat dalam penumpasan mematikan tahun 2009 dan 2019.
Orang-orang Suriah yang masuk daftar hitam termasuk dua jenderal besar angkatan udara, Tawfiq Muhammad Khadour dan Muhammad Youssef Al-Hasouri, yang menurut Departemen Keuangan bertanggung jawab atas serangan gas kimia yang menewaskan banyak warga sipil pada 2017 dan 2018.
Pejabat keamanan yang dianggap bertanggung jawab atas serangan keras lainnya terhadap penentang rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad juga disebutkan.
"Para pejabat senior dan organisasi yang terkait dengan mereka telah memenjarakan ratusan ribu warga Suriah yang secara damai menyerukan perubahan. Selain itu, setidaknya 14.000 tahanan di Suriah diduga tewas akibat penyiksaan," kata Departemen Keuangan.
Orang Uganda yang terkena sanksi adalah komandan Kepala Intelijen Militer, Mayor Jenderal Abel Kandiho.
"Orang-orang yang ditangkap oleh biro Kandiho menjadi sasaran pemukulan yang mengerikan dan tindakan mengerikan lainnya oleh pejabat (intelijen militer), termasuk pelecehan seksual dan sengatan listrik, yang sering mengakibatkan cedera jangka panjang yang signifikan dan bahkan kematian," kata Departemen Keuangan.
Perluasan sanksi AS yang luas terhadap Teheran terjadi setelah negosiasi langsung pertama tentang pembatasan program nuklir Iran dalam lima bulan gagal membuat kemajuan, dengan kedua belah pihak menyalahkan yang lain karena keengganan untuk memberikan landasan.
Tetapi pembicaraan akan dilanjutkan pada Kamis, menurut perunding utama Teheran selama kunjungan ke Moskow. "Saya menganggap perlu pada tahap ini untuk berkonsultasi dengan pihak berwenang Rusia untuk melanjutkan pembicaraan dalam suasana yang konstruktif," kata Ali Bagheri, kepala negosiator nuklir Teheran, pada Selasa menurut situs televisi pemerintah Iran Iribnews. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Suriah Tuduh Israel Serang Pelabuhannya
Utusan khusus AS mengungkap rasa penasaran Donald Trump atas sikap Iran di tengah kepungan militer. Sementara itu, gelombang protes mahasiswa pecah di Teheran.
Presiden Masoud Pezeshkian tegaskan bangsa Iran tidak akan tunduk pada intimidasi musuh. Ia menyerukan persatuan nasional untuk atasi tekanan politik dan ekonomi.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Komisi XIII DPR RI menyatakan komitmen penuh untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pidana dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang menimpa seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah.
Video terverifikasi mengungkap skala mengerikan tindakan keras pemerintah Iran terhadap demonstran. Jenazah menumpuk di rumah sakit meski internet diputus total.
Pakar PBB mengecam pelanggaran HAM berat di Iran, termasuk penggunaan kekuatan mematikan dan ancaman hukuman mati bagi demonstran. Simak laporan lengkapnya.
Di balik blokade internet, warga Iran mengungkap kengerian penumpasan protes oleh aparat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved