Selasa 30 November 2021, 10:16 WIB

Vonis Pertama Suu Kyi akan Dibacakan Hari Ini

Basuki Eka Purnama | Internasional
Vonis Pertama Suu Kyi akan Dibacakan Hari Ini

AFP
Pemimpin sipil Aung San Suu Kyi

 

PEMIMPIN terguling Myanmar Aung San Suu Kyi dijadwalkan mendengarkan vonis di pengadilan pada hari ini, Selasa (30/11), vonis pertama dari banyak dakwaan yang diajukan pengadilan junta terhadapnya. 

Jika divonis bersalah dalam dakwaan-dawaan itu, Suu Kyi terancam dipenjara selama puluhan tahun.

Pemenang Nobel Perdamaian itu telah ditahan sejak militer melakukan kudeta pada 1 Februari lalu.

Lebih dari 1.200 orang telah tewas dan 10 ribu lainnya ditahan oleh junta militer Myanmar sejak kudeta itu dimulai.

Baca juga: Setelah Dibebaskan, Jurnalis AS Danny Fenster Bertemu Keluarga

Pengamat memperkirakan Suu Kyi kemungkinan tidak akan dijbloskan ke penjara melainkan akan ditempatkan dalam status tahanan rumah agar dia tidak bisa berkomunikasi dengan warga Myanmar.

Wartawan telah dilarang meliput sidang Suu Kyi yang digelar di pengdailan militer di Naypydiaw dan kuas ahukum Suu Kyi dilarang berbicara kepada media.

Sidang vonis Suu Kyi akan tetap terlarang bagi wartawan saat pembacaan vonis, tegas juru bicara junta militer Myanmar Zaw Min Tun.

Beberapa hari setelah kudeta, Suu Kyi didakwa karena memiliki walkie-talkies serta melanggar protokol kesehatan saat berkampanye untuk Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Junta kemudian menambahkan dakwan lain termasuk melanggar undang-undang kerahsiaan, korupsi, dan kecurangan pemilu. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Kay Nietfeld / POOL / AFP

AS dan Rusia Adakan Pembicaraan Terakhir tentang Ukraina

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 21 Januari 2022, 11:21 WIB
Amerika Serikat semakin khawatir bahwa Rusia akan menyerang Ukraina meskipun ada peringatan...
ALEX HALADA / AFP

Austria Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Orang Dewasa

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:48 WIB
Keputusan tersebut menjadikan Austria negara Eropa pertama yang melakukannya meskipun ada gelombang protes yang menentang tindakan...
Yevgeny BIYATOV / SPUTNIK / AFP

Pemimpin Belarus Tetapkan Referendum Konstitusi pada 27 Februari

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:41 WIB
Jika Lukashenko mengajukan dirinya sebagai kandidat untuk pemilu pada tahun 2025, dia mungkin akan tetap berkuasa selama sepuluh tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya