Jumat 26 November 2021, 23:58 WIB

Jokowi Soroti Isu Keamanan dan Hak Perempuan di Afghanistan

Jokowi Soroti Isu Keamanan dan Hak Perempuan di Afghanistan

AFP
Tentara Taliban berjaga di Kota Kabul, Afghanistan

 

PRESIDEN Joko Widodo menyoroti situasi kemanusiaan Afghanistan yang memburuk karena pemerintahan inklusif yang belum terwujud, saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/11)

Hal tersebut diutarakan Presiden saat berbicara secara virtual pada Sesi Retreat KTT ASEM ke-13, sebagaimana siaran pers yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden.

"Saat ini, pemerintahan inklusif belum terwujud. Situasi kemanusiaan memburuk. Sekitar 23 juta rakyat Afghanistan terancam krisis pangan. Bantuan kemanusiaan menjadi prioritas. Kami berkomitmen memberikan bantuan, termasuk untuk bantuan kapasitas," ujar Presiden Jokowi.

Selain isu kemanusiaan, ada dua isu yang menjadi perhatian Indonesia. Pertama, isu pemberdayaan perempuan. Presiden Jokowi mengingatkan bahwa penghormatan hak-hak perempuan adalah salah satu janji Taliban. Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia ingin berkontribusi agar janji tersebut dapat dipenuhi, antara lain melalui Indonesia-Afghanistan Women Solidarity Network yang akan dimanfaatkan untuk kerja sama pemberdayaan perempuan ke depan.

"Kami juga siap memberikan beasiswa pendidikan bagi perempuan Afghanistan. Kami akan terus lanjutkan upaya pemberdayaan perempuan Afghanistan melalui kerja sama dengan berbagai pihak," tuturnya.

Kedua, kerja sama antarulama. Presiden Jokowi memahami betul peran penting ulama di masyarakat. Pada 2018, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan trilateral ulama Afghanistan-Pakistan-Indonesia untuk mendukung proses perdamaian.

"Meskipun situasi Afghanistan sudah berbeda, namun ulama tetap berperan penting. Kami siap memfasilitasi dialog antara ulama, termasuk ulama Afghanistan," jelasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya (OL-8).

Baca Juga

Guillermo Arias / AFP

Jurnalis Meksiko di Tijuana Ditembak Mati, Kasus Kedua dalam Sepekan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 14:16 WIB
Lourdes Mandonado, jurnalis dengan segudang pengalaman, ditembak mati ketika berada di dalam mobilnya di wilayah Santa Fe di Tijuana,...
Kapal selam rudal balistik

UEA Cegat Rudal Balistik yang Dikirim Houthi ke Arab Saudi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Senin 24 Januari 2022, 14:10 WIB
UNI Emirat Arab mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik Houthi yang menargetkan Arab Saudi pada Senin...
ANTARAFOTO/Maulana Surya

Warga Singapura Bisa Masuk Indonesia Atas Kesepakatan Travel Bubble

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 13:54 WIB
Wisatawan asal Singapura harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dua dosis, memiliki surat keterangan negatif PCR yang berlaku 3 kali 24...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya