Senin 18 Oktober 2021, 10:46 WIB

Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan Kegiatan Terkait Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan Kegiatan Terkait Covid-19

Saeed KHAN / AFP
Para pengunjung mulai ramai mengunjungi pusat perbelanjaan di Kota Sydney, Australia.

 

RIBUAN anak kembali ke sekolah-sekolah di Sydney pada Senin (18/10) setelah hampir empat bulan belajar di rumah. Kota terbesar di Australia itu melonggarkan pembatasan kegiatan lebih luas hanya selang seminggu setelah mencabut penguncian Covid-19 di tengah lonjakan tingkat vaksinasi.

Penyerapan vaksin Covid-19 yang lebih cepat dari perkiraan mendorong pencabutan pembatasan.

Pencabutan pembatasan sosial dilakukan beberapa hari setelah New South Wales (NSW), rumah bagi Sydney, melampaui tingkat vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 80% pada akhir pekan bagi mereka yang berusia di atas 16 tahun.

Pihak berwenang telah berjanji untuk mulai mengurangi pembatasan. Masker akan bisa dilepas di kantor, sementara sebelumnya lebih banyak orang dapat berkumpul di rumah.

Kini masyarakat Sydney boleh beraktivitas di luar rumah setelah selama berbulan-bulan mereka lebih banyak di dalam rumah karena kekhawatiran pemerintah dengan serangan varian baru virus korona Delta pada pertengahan Juni 2021.  

Toko ritel, pub, dan pusat kebugaran mulai diizinkan beroperasi dengan syarat para pengunjung yang telah mendapat vaksin Covid-19. Begitu pula klub malam mulai dibuka bagi mereka yang ingin datang dan minum. Kegiatan acara perninahan juga tak lagi dibatasi jumlah tamunya yang datang.  

Namun bagi para siswa prasekolah dan kelas 1 dan 12 untuk sekolah dasar baru akan melakukan kegian belajar mengajar pekan depan.

Sementara itu, infeksi harian di New South Wales melanjutkan tren penurunan mereka pada Senin (18/10) ketika kasus turun ke level terendah dalam 10 pekan terakhir, di angka 265, jauh turun dari angka 1.599 pada awal September 2021.

Di sisi lain, Negara Bagian Victoria melaporkan 1.903 kasus baru, naik dari 1.838 pada sehari sebelumnya.

Otoritas negara bagian itu mengungkapkan pada Minggu (17/10) bahwa Melbourne, ibu kota negara bagian, akan keluar dari pengunciannya pada Jumat (22/10) ketika negara bagian itu tampaknya siap untuk mencapai target vaksinasi 70% dalam beberapa hari.

Dengan sekitar 143.000 kasus dan 1.531 kematian, jumlah virus korona di Australia relatif rendah. (Straits Times/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/Jeff J Mitchell - Pool/Getty Images

Sandra Mason, Presiden Pertama Barbados

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 30 November 2021, 13:00 WIB
Mason akan menggantikan posisi Ratu Elizabeth II sebagai pemimpin negara di kawasan Karibia itu, saat dia dilantik pada Selasa (30/11) WIB...
AFP/Remko de Waal

Polisi Belanda Tangkap Pasangan yang Kabur dari Karantina Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 30 November 2021, 12:10 WIB
Kepolisian perbatasan Belanda mengatakan pasangan laki-laki Portugal dan perempuan Spanyol itu ditangkap di atas pesawat yang menuju...
AFP/STR

Tiongkok Janjikan Afrika 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Selasa 30 November 2021, 11:58 WIB
Janji Xi datang sebagai bagian dari forum antara Tiongkok dan negara-negara Afrika dengan penekanan pada perdagangan dan keamanan, di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya