Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Mendiktisaintek: Diaspora Agen Strategis untuk Perkuat Reputasi Akademis Indonesia di Dunia

Despian Nurhidayat
25/2/2026 16:39
Mendiktisaintek: Diaspora Agen Strategis untuk Perkuat Reputasi Akademis Indonesia di Dunia
MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto.(Dok. Antara)

MENTERI Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto melakukan dialog strategis bersama 84 akademisi diaspora Indonesia di Australia yang tergabung dalam Indonesian Academics Research Network Australia (IARNA), Rabu (25/2). 

Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia antara Indonesia dan Australia.

Brian menyampaikan bahwa saat ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8% sebagai upaya keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap). Untuk itu, pendidikan tinggi dan riset harus memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat. Sebagai upaya mencapai target tersebut dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran strategis diaspora dalam mempercepat transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.

“Diaspora Indonesia di luar negeri adalah agen-agen strategis yang dapat mempercepat transfer teknologi, membuka akses kolaborasi dengan universitas dan industri maju, serta memperkuat reputasi akademik Indonesia di tingkat global,” ujar Brian.

Dalam dialog tersebut, berbagai fokus strategis menjadi pokok pembahasan, mulai dari hilirisasi mineral strategis bersama industri Australia, penguatan ketahanan pangan berbasis riset, pengembangan industri kosmetik berbasis biodiversitas, penanganan sampah melalui pendekatan teknologi dan sosial budaya, hingga penguatan kolaborasi industri-kampus termasuk peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Diskusi juga mengangkat peluang kerja sama konkret Indonesia–Australia, seperti peningkatan produktivitas padi melalui mekanisme, pengembangan critical minerals termasuk nikel dan lithium untuk rantai pasok kendaraan listrik, riset dan pendidikan kesehatan, biomedis, kolaborasi maritim, serta teknologi drone.

Sejalan dengan berbagai peluang tersebut, Brian menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) saat ini berfokus pada penguatan riset dan inovasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri dan pembangunan nasional. Penguatan riset terapan tetap dilakukan tanpa meninggalkan fundamental research sebagai fondasi inovasi jangka panjang.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, menegaskan bahwa peningkatan perdagangan bilateral pasca IA-CEPA merupakan momentum strategis untuk memperluas kolaborasi pendidikan tinggi dan riset yang selaras dengan kebutuhan industri kedua negara. Dubes Siswo menambahkan bahwa penguatan sinergi Indonesia Incorporated, termasuk pelibatan diaspora akademik, menjadi kunci dalam memaksimalkan peluang kerja sama bilateral.

Sebagai bagian dari implementasi Diktisaintek Berdampak, Kemdiktisaintek menyiapkan skema pelibatan diaspora sebagai visiting professor, research coach, maupun kolaborator riset di perguruan tinggi Indonesia untuk membimbing dosen dan peneliti muda, menghasilkan publikasi bersama, serta mendorong terobosan riset terapan. Mendiktisaintek juga menyampaikan harapannya agar diaspora Indonesia dapat berperan lebih aktif sebagai mitra strategis dalam membangun dan memperkuat ekosistem riset serta inovasi nasional.

Dalam dialog tersebut, para diaspora turut menyampaikan berbagai masukan strategis terkait keseimbangan antara basic research, applied research, dan product development, serta pentingnya mekanisme tindak lanjut yang sistematis atas forum kolaborasi internasional. Mendiktisaintek menyatakan bahwa hasil diskusi ini akan ditindaklanjuti secara konkret dan menjadi salah satu acuan dalam penguatan kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi ke depan.

Kemdiktisaintek berkomitmen untuk terus memperkuat hilirisasi riset, memperluas kemitraan internasional, serta memastikan setiap program pendidikan tinggi dan pengembangan sains memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya