Jumat 15 Oktober 2021, 21:53 WIB

Iran Kecam PBB Tutup Mata terhadap Nuklir Israel

Mediaindonesia.com | Internasional
Iran Kecam PBB Tutup Mata terhadap Nuklir Israel

AFP/Joe Klamar.
Kazem Gharibabadi.

 

IRAN pada Jumat (15/10) dengan tajam mengkritik Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) PBB karena terus mengawasi republik Islam itu. Di sisi lain badan itu dianggap mengabaikan program nuklir yang dicurigai dari musuh bebuyutannya Israel.

Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan hingga 300 hulu ledak. Akan tetapi negeri Yahudi itu telah lama menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal memiliki senjata seperti itu dan tidak seperti Iran karena tidak menandatangani Perjanjian Nonproliferasi (Non-Proliferation Treaty/NPT).

"Diam dan kelalaian tentang program nuklir Israel mengirimkan pesan negatif kepada anggota NPT," cuitan Kazem Gharibabadi, duta besar Iran untuk badan PBB. Menjadi penandatangan NPT berarti menerima verifikasi yang kuat. "Berada di luar itu berarti bebas dari kewajiban dan kritik, bahkan (mendapat) penghargaan," tulisnya.

"Apa keuntungan menjadi anggota NPT dan sepenuhnya menerapkan pengamanan lembaga?" Gharibabadi bereaksi terhadap wawancara yang diberikan oleh Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi kepada Energy Intelligence awal bulan ini.

Ditanya alasan IAEA begitu fokus pada program nuklir Iran tetapi tidak kepada Israel, dia menjawab, "Hubungan kami dengan Israel didasarkan pada hubungan yang anda miliki dengan negara yang bukan merupakan pihak dalam NPT."

Iran telah menjadi penanda tangan NPT sejak 1970, tahun mulai berlakunya, dan selalu menyangkal memiliki ambisi untuk memperoleh atau memproduksi bom atom. Israel, yang tidak pernah menandatangani perjanjian itu, telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka akan melakukan apa pun untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Baca juga: Iran Ingatkan Israel tidak Ambil Langkah Militer Berisiko

NPT menyerukan kepada negara-negara untuk mencapai penghentian perlombaan senjata nuklir dan untuk melakukan langkah-langkah ke arah perlucutan senjata nuklir. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Handout / Rappler News

Pemerintah Filipina Larang Ressa ke Oslo untuk Terima Nobel Perdamaian

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 12:30 WIB
Ressa, salah satu pendiri laman daring berita Rappler, bersama wartawan Rusia Dmitry Muratov diganjar Nobel Perdamaian, Oktober lalu, atas...
AFP/Michele Spatari

Afrika Selatan Sebut Larangan Perjalanan tidak Adil

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 11:49 WIB
Menteri Kesehatan Afrika Selatan Joe Phaahla menuding para pemimpin dunia tengah mencari kambing hitam atas meningkatnya kasus covid-19 di...
AFP/Saeed Khan

Australia Larang Penerbangan dari Selatan Afrika karena Varian Omicron

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 27 November 2021, 11:23 WIB
Ada kekhawatiran varian Omicron itu lebih mudah ditularkan atau membuat vaksin yang ada saat ini tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya