Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN pada Jumat (15/10) dengan tajam mengkritik Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) PBB karena terus mengawasi republik Islam itu. Di sisi lain badan itu dianggap mengabaikan program nuklir yang dicurigai dari musuh bebuyutannya Israel.
Israel secara luas diyakini sebagai satu-satunya pemilik senjata nuklir di Timur Tengah dengan hingga 300 hulu ledak. Akan tetapi negeri Yahudi itu telah lama menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal memiliki senjata seperti itu dan tidak seperti Iran karena tidak menandatangani Perjanjian Nonproliferasi (Non-Proliferation Treaty/NPT).
"Diam dan kelalaian tentang program nuklir Israel mengirimkan pesan negatif kepada anggota NPT," cuitan Kazem Gharibabadi, duta besar Iran untuk badan PBB. Menjadi penandatangan NPT berarti menerima verifikasi yang kuat. "Berada di luar itu berarti bebas dari kewajiban dan kritik, bahkan (mendapat) penghargaan," tulisnya.
"Apa keuntungan menjadi anggota NPT dan sepenuhnya menerapkan pengamanan lembaga?" Gharibabadi bereaksi terhadap wawancara yang diberikan oleh Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi kepada Energy Intelligence awal bulan ini.
Ditanya alasan IAEA begitu fokus pada program nuklir Iran tetapi tidak kepada Israel, dia menjawab, "Hubungan kami dengan Israel didasarkan pada hubungan yang anda miliki dengan negara yang bukan merupakan pihak dalam NPT."
Iran telah menjadi penanda tangan NPT sejak 1970, tahun mulai berlakunya, dan selalu menyangkal memiliki ambisi untuk memperoleh atau memproduksi bom atom. Israel, yang tidak pernah menandatangani perjanjian itu, telah berulang kali memperingatkan bahwa mereka akan melakukan apa pun untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Baca juga: Iran Ingatkan Israel tidak Ambil Langkah Militer Berisiko
NPT menyerukan kepada negara-negara untuk mencapai penghentian perlombaan senjata nuklir dan untuk melakukan langkah-langkah ke arah perlucutan senjata nuklir. (AFP/OL-14)
TIONGKOK menolak usulan Presiden Donald Trump untuk perundingan pengendalian senjata nuklir sebagai tidak masuk akal. Apa alasannya?
PERLOMBAAN nuklir baru dimulai. Kini AS harus bersiap menghadapi dua pesaing sekaligus di saat kehilangan keunggulan industri dan ekonominya.
Di Xinjiang barat jauh, citra satelit dan analisis ahli menunjukkan bahwa Tiongkok dengan cepat memperluas lokasi uji coba nuklir bersejarah.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, di tengah meningkatnya serangan udara di Ukraina.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan siap mendukung kesepakatan Donald Trump dan Kim Jong Un terkait pembekuan produksi senjata nuklir Korea Utara.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved