Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL secara resmi setuju, Selasa (12/10), untuk menggandakan jumlah air tawar yang diberikannya kepada tetangganya, Yordania, salah satu negara yang paling kekurangan air di dunia.
Kesepakatan itu adalah bukti bahwa, "Kami menginginkan hubungan bertetangga yang baik," kata Karine Elharrar, Menteri Infrastruktur, Energi, dan Sumber Daya Air Israel.
Elharrar melakukan perjalanan ke Yordania untuk upacara penandatanganan antara perwakilan Komite Air Bersama yang mengelola hubungan air bilateral. Ini menyempurnakan pengaturan yang pertama kali diumumkan pada Juli.
Kedua negara kemudian sepakat bahwa Israel akan menjual 50 juta meter kubik air per tahun ke Yordania, menggandakan yang sudah dipasoknya. "Ini merupakan penjualan air terbesar dalam sejarah kedua negara," kata Gidon Bromberg, Direktur Israel dari kelompok lingkungan regional EcoPeace Middle East.
Dia mengatakan bahwa kesepakatan itu mencerminkan pemahaman yang berkembang bahwa krisis iklim yang sudah sangat berdampak pada kawasan itu harus mengarah pada peningkatan kerja sama. Kerja sama Yordania dengan Israel di bidang air mendahului perjanjian damai mereka pada 1994.
Israel juga merupakan negara yang panas dan kering, tetapi teknologi desalinasi telah membuka peluang untuk menjual air tawar. Air tambahan yang disediakan Israel akan datang dari Laut Galilea, kata Shaked Eliahu, juru bicara Elharrar.
Kesepakatan air terjadi setelah hubungan bilateral mendingin di bawah mantan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu. Naftali Bennett, yang mengambil alih pada Juni, telah menjadikan penguatan hubungan dengan Amman sebagai prioritas.
Baca juga: Tahanan Palestina Mogok Makan sebagai Protes kepada Israel
Israel juga telah menormalkan hubungan dengan empat negara Arab lain dalam Kesepakatan Abraham yang ditengahi oleh pemerintahan mantan presiden AS Donald Trump. Negosiasi dengan Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagian besar dibekukan. Bennett, mantan pemimpin pemukim, tidak mendukung pembentukan negara Palestina. (AFP/OL-14)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri KTT Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace berisiko dimanfaatkan sebagai legitimasi politik bagi agenda yang tidak sejalan dengan nilai yang diperjuangkan terkait kemerdekaan Palestina
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Rabu waktu setempat.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved