Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Pakistan Imran Khan telah memperingatkan risiko "perang saudara" di Afghanistan jika Taliban tidak dapat membentuk pemerintahan inklusif di sana.
"Jika mereka tidak memiliki pemerintahan yang inklusif, dan secara bertahap itu turun menjadi perang saudara, yang jika mereka tidak memasukkan semua faksi cepat atau lambat [akan terjadi], itu juga akan berdampak pada Pakistan," kata Khan kepada jaringan BBC saat wawancara yang disiarkan pada Selasa.
Khan mengatakan negaranya terutama khawatir tentang kemungkinan krisis kemanusiaan dan pengungsi jika perang saudara pecah, serta kemungkinan tanah Afghanistan digunakan oleh kelompok-kelompok bersenjata yang memerangi pemerintah Pakistan.
"Itu berarti Afghanistan yang tidak stabil dan kacau," katanya. "[Itu adalah] tempat yang ideal untuk teroris, karena jika tidak ada kontrol atau jika ada pertempuran yang terjadi. Dan itulah kekhawatiran kami. Jadi terorisme dari tanah Afghanistan, dan kedua jika ada krisis kemanusiaan atau perang saudara, masalah pengungsi bagi kami," tuturnya.
Sebelumnya, Taliban telah menolak seruan Khan untuk perubahan pada pemerintah sementara Afghanistan saat ini, dengan Mohammad Mobeen, seorang pemimpin Taliban, mengatakan kelompok itu tidak memberi siapa pun hak untuk menyerukan pemerintahan yang inklusif.
"Kami sudah mendapatkan kebebasan. Seperti Pakistan, kami berhak untuk memiliki sistem kami sendiri," kata Mobeen kepada Ariana TV Afghanistan pada Senin (20/9), yang menambahkan bahwa sistem saat ini "inklusif".
Juga pada Senin (20/9), Wakil Menteri Informasi Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan kelompok itu akan mengatasi masalah hak asasi manusia internasional hanya setelah pengakuan resmi oleh negara-negara tersebut.
"Selama kami tidak diakui, dan mereka mengkritik [atas pelanggaran hak], kami pikir itu adalah pendekatan sepihak. Akan baik bagi mereka untuk memperlakukan kami secara bertanggung jawab dan mengakui pemerintahan kami saat ini sebagai pemerintahan yang bertanggung jawab," kata Mujahid kepada Tolo News Afghanistan.
Pemerintah Pakistan yang dipimpin oleh Khan telah berulang kali menyerukan dunia untuk terlibat dengan pemerintahan sementara Taliban untuk mencegah kemungkinan runtuhnya struktur Afghanistan, karena tidak adanya dana bank sentral.
Diperkirakan $10 miliar dana bank sentral Afghanistan tetap dibekukan di rekening bank asing, terutama di US Federal Reserve, menyusul pengambilalihan pemerintah oleh Taliban sebulan yang lalu.
Pada Senin (20/9), Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengulangi seruan agar dana tersebut dicairkan untuk memungkinkan lembaga pemerintah Afghanistan, termasuk sekolah dan rumah sakit, berfungsi. (Al Jazeera/Nur/OL-09)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pemerintah tetap beroperasi meskipun perang di negara itu semakin memanas.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved