Rabu 15 September 2021, 08:39 WIB

Hampir 1.400 Warga Palestina yang Ditahan Israel Siap Mogok Makan

Nur Aivanni | Internasional
Hampir 1.400 Warga Palestina yang Ditahan Israel Siap Mogok Makan

JAAFAR ASHTIYEH / AFP
Pemuda Palestina mengacungkan simbol 'kemenangan' sambil memandang bendera Palestina di Kota Beita dekat Tepi Barat, Palestina.

 

HAMPIR 1.400 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel akan melakukan mogok makan sebagai protes atas kondisi penahanan mereka sejak pembobolan penjara pada pekan lalu. Hal itu disampaikan Otoritas Palestina pada Selasa.

Ketegangan meningkat sejak enam narapidana melarikan diri dari penjara dengan keamanan tinggi di Israel utara pada 6 September 201, melalui terowongan yang digali di bawah wastafel. Empat dari mereka telah ditangkap kembali.

Ratusan sesama narapidana dipindahkan ke penjara lain dan barang-barang pribadi disita dalam penggeledahan yang dilakukan penjaga, menurut Palestinian Prisoners' Club.

"Situasinya sangat buruk di penjara, itu sebabnya mereka akan mogok makan," kata Qadri Abu Bakr, Kepala Komisi Otoritas Palestina untuk tahanan, kepada AFP.

Dia mengatakan 1.380 tahanan - dari lebih dari 4.000 warga Palestina ditahan di penjara Israel - akan memulai aksi mogok pada Jumat (17/9), yang akan diikuti narapidana lain pada pekan depan.

Abu Bakr menambahkan bahwa pembicaraan antara otoritas penjara Israel dan perwakilan tahanan tidak membuat kemajuan sejauh ini.

Palang Merah mengatakan Israel telah memutuskan untuk mengizinkan kunjungan untuk bertemu dengan para tahanan, setelah mereka diskors pekan lalu.

Namun Abu Bakr menyatakan keprihatinan atas nasib keempat tahanan yang sempat melarikan diri itu, yang tidak diizinkan untuk dikunjungi oleh Palang Merah.

Pengacara Palestina Khaled Mahjana mengatakan kepada AFP bahwa dia akan bertemu dua dari empat tahanan - Yaqub Qadri dan Mohammad Ardah - pada Selasa (14/9) malam.

Abu Bakr juga mengungkapkan kekhawatiran akan kesehatan buronan lain yang ditangkap kembali, Zakaria Zubeidi, setelah media sosial melaporkan bahwa dia telah dikirim ke rumah sakit.

Otoritas penjara, pada Senin, mengatakan bahwa dia masih dalam tahanan dan belum dirawat di rumah sakit. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

DOK Pribadi.

INH Bantu Pembangunan Perumahan Guru di Sur Baher Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 14:32 WIB
Dubes Palestina Zuhair Al Sun menyatakan, pembangunan rumah atau tempat tinggal bagi para guru membutuhkan banyak...
 Handout / Naval Group / AFP

Indonesia Prihatin atas Kepemilikan KApal Selam Nuklir oleh Australia

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 17 September 2021, 13:16 WIB
Indonesia mendorong Australia dan pihak-pihak terkait lainnya untuk terus mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan secara...
AFP/PHILL MAGAKOE

WHO: Kekurangan Vaksin Covid di Afrika Bisa Buat Dunia Kembali ke Titik Awal

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 17 September 2021, 13:12 WIB
Hanya 17% dari populasi benua tersebut akan divaksinasi pada akhir tahun ini, dibandingkan dengan target 40% yang ditetapkan oleh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya