Jumat 10 September 2021, 08:25 WIB

PBB Didesak Berlakukan Sanksi kepada Taliban

Nur Aivanni | Internasional
PBB Didesak Berlakukan Sanksi kepada Taliban

AFP
Duta Besar Afghanistan untuk PBB Ghulam Isaczai, bagian dari pemerintahan yang didukung Barat yang runtuh bulan lalu.

 

DUTA Besar Afghanistan untuk PBB Ghulam Isaczai, bagian dari pemerintahan yang didukung Barat yang runtuh bulan lalu, pada Kamis (9/9), mendesak PBB untuk memberlakukan sanksi terhadap Taliban. Dia menuduh Taliban melakukan kejahatan perang. Isaczai tetap menjadi wakil Afghanistan di badan dunia itu meskipun Taliban mengumumkan pemerintahannya pada Selasa.

Saat berbicara pada sesi Dewan Keamanan, Isaczai mendesak negara-negara untuk tidak mengakui pemerintahan Taliban. Meminta PBB menegakkan sanksi terhadap para pemimpin yang disebutkan dalam kabinet sementara Afghanistan, termasuk pembatasan perjalanan internasional mereka.

Aksi protes baru-baru ini, kata Isaczai, adalah pesan kuat kepada Taliban bahwa warga Afghanistan dari semua latar belakang dan kepercayaan tidak akan menerima sistem totaliter yang dikenakan pada mereka.

"Oleh karena itu saya meminta Anda untuk menahan pengakuan apa pun terhadap pemerintah mana pun di Afghanistan, kecuali jika itu benar-benar inklusif dan dibentuk atas dasar kehendak bebas rakyat," katanya.

"Setiap pelonggaran larangan perjalanan akan disalahgunakan untuk tujuan mendapatkan pengakuan internasional untuk pemerintahan non-inklusif mereka yang baru," katanya.

Dia menuduh Taliban melakukan kekejaman yang meluas di Lembah Panjshir, kantong perlawanan terakhir dalam pengambilalihan yang cepat oleh pemberontak saat pasukan AS menarik diri.

"Taliban terus melakukan pelanggaran hak asasi manusia, kemungkinan kejahatan perang, yang memperburuk situasi," kata Isaczai. "Mereka telah melakukan eksekusi yang ditargetkan, memutus jalur komunikasi dan memberlakukan blokade kemanusiaan," ucapnya. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Cegah Kehancuran Ekonomi, PBB Desak Negara Lain Bantu Afghanistan

Baca Juga

AFP/NICHOLAS KAMM

AS Minta DK PBB untuk Bertemu Bahas Rusia dan Ukraina

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 28 Januari 2022, 13:47 WIB
"Rusia terlibat dalam tindakan destabilisasi lainnya yang ditujukan ke Ukraina, yang merupakan ancaman nyata bagi perdamaian dan...
 Fayez Nureldine / AFP

Indonesia Masuk Kategori Green List Country Qatar

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 13:42 WIB
Pelaku perjalanan asal Indonesia yang telah divaksin Covid-19 bisa lebih leluasa mengunjungi negara Arab...
AFP

Tiongkok Setujui Kunjungan Kepala HAM PBB ke Xinjiang

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 28 Januari 2022, 11:22 WIB
Kunjungan disetujui usai Olimpiade Musim Dingin Beijing berlangsung dengan syarat perjalanan harus bersahabat dan tidak dibingkai sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya