Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN pada Senin (6/9) mengutuk keras serangan militer Taliban terhadap pejuang yang bertahan di Lembah Panjshir Afghanistan ketika kelompok Islam mengklaim telah menguasai daerah itu.
"Berita yang datang dari Panjshir benar-benar mengkhawatirkan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh kepada wartawan. "Serangan itu sangat dikutuk."
Iran, kekuatan muslim syiah yang dominan di kawasan itu, sampai sekarang menahan diri untuk tidak mengkritik Taliban sejak kelompok suni itu merebut Kabul pada 15 Agustus. Taliban pada Senin mengklaim kemenangan di daerah pegunungan Panjshir, dengan seorang juru bicara menyatakan, "Negara kita benar-benar dikeluarkan dari rawa perang," tiga minggu setelah kelompok Islamis merebut ibu kota.
Namun Front Perlawanan Nasional (NRF) yang terdiri dari milisi anti-Taliban dan mantan pasukan keamanan Afghanistan mengatakan para pejuangnya masih berada di posisi strategis di seberang lembah dan mereka melanjutkan perjuangan. "Mengenai masalah Panjshir, saya berkeras pada fakta bahwa itu diselesaikan dengan dialog di hadapan semua tetua Afghanistan," kata Khatibzadeh.
"Taliban harus sama-sama menghormati kewajiban mereka dalam hal hukum internasional dan komitmen mereka," tambahnya. "Iran akan bekerja untuk mengakhiri semua penderitaan rakyat Afghanistan demi mendirikan pemerintahan perwakilan untuk semua warga Afghanistan."
Menyinggung Pakistan, Khatibzadeh mengatakan Iran mengutuk semua campur tangan asing dalam urusan Afghanistan. "Kami ingin memberi tahu teman-teman kami dan mereka yang mungkin membuat kesalahan strategis memasuki Afghanistan dengan niat berbeda bahwa Afghanistan bukanlah negara yang menerima musuh (atau) agresor di wilayahnya," juru bicara Kemenlu Iran menambahkan.
Baca juga: Taliban Klaim Berhasil Rebut Lembah Panjshir
Iran, yang berbatasan 900 kilometer dengan Afghanistan, tidak mengakui Taliban selama masa kekuasaan mereka dari 1996 hingga 2001. Sudah menjadi tuan rumah bagi hampir 3,5 juta warga Afghanistan dan mengkhawatirkan gelombang baru, Teheran telah berusaha untuk membuat sketsa pemulihan hubungan dengan Taliban sejak mereka merebut Kabul di tengah penarikan AS bulan lalu. (AFP/OL-14)
MENTERI Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, melakukan serangkaian percakapan telepon dengan para menteri luar negeri dari empat negara Islam, yakni Kuwait, Bahrain, Pakistan, dan Qatar.
Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada hari ke-12 konflik bersenjata.
Chuck Schumer mengungkapkan bahwa sejak 28 Februari sedikitnya 140 personel militer AS mengalami luka-luka, termasuk delapan orang dengan luka serius.
Ancaman Iran menyerang kapal tanker di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran pasar energi global di tengah konflik dengan AS.
Tim pencari fakta PBB melaporkan kondisi memprihatinkan warga sipil Iran yang terjepit di antara serangan udara AS-Israel dan represi pemerintah yang kian sistematis.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran tetap dipersilakan berpartisipasi pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, meski konflik Timur Tengah memanas.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved