Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KANSELIR Jerman Angela Merkel menunda perjalanan yang direncanakan ke Israel akhir pekan ini. Hal tersebut terkait upaya evakuasi akhir dari Afghanistan setelah pengambilalihan Taliban, juru bicaranya Steffen Seibert mengatakan Kamis (26/8).
"Perjalanan kanselir ke Israel yang direncanakan pada 28-30 Agustus telah dibatalkan berkoordinasi dengan perdana menteri Israel karena perkembangan saat ini di Afghanistan," kata Seibert. "Kedua belah pihak sepakat bahwa kunjungan kanselir harus dilakukan di kemudian hari."
Merkel, yang akan pensiun dari politik setelah pemilihan umum bulan depan, akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri baru Israel Naftali Bennett dan Presiden Isaac Herzog serta menerima gelar doktor kehormatan dari Institut Teknologi Technion Israel.
Selama 16 tahun berkuasa, Merkel menggambarkan keamanan nasional Israel sebagai prioritas penting dari kebijakan luar negeri Jerman karena tanggung jawab historis negara itu atas Holocaust.
Baca juga: Jabatan akan Berakhir, Merkel Kunjungi Israel Pekan Depan
Jerman mengambil bagian dalam operasi militer saat ini oleh sekutu NATO untuk mengevakuasi warga Afghanistan yang membutuhkan perlindungan serta berlomba menyelesaikan penarikan pasukan dan personelnya sendiri. (AFP/OL-14)
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Panglima militer Uganda Muhoozi Kainerugaba ancam akan terjun ke perang Iran demi membela Israel jika terdesak. Hubungan kedua negara semakin erat pasca-insiden Entebbe.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu umumkan perluasan zona keamanan di Libanon Selatan hingga Sungai Litani. Langkah ini memicu kekhawatiran pendudukan jangka panjang.
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Menteri tersebut menggemakan pernyataan Kanselir Friedrich Merz yang menyebut konflik di Timur Tengah “bukan perang Jerman.”
Merz juga menegaskan kembali penolakannya untuk mengirim kapal perang Jerman ke Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
Obligasi pemerintah Inggris telah mengalami kenaikan yang cukup dramatis sejak krisis ini dimulai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved