Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEJUANG Taliban diduga membunuh seorang manajer stasiun radio Afghanistan di Kabul dan menculik seorang jurnalis di Provinsi Helmand. Itu dikatakan pejabat pemerintah setempat pada Senin (9/8) saat melaporkan serangan terbaru yang menargetkan pekerja media.
Orang-orang bersenjata menembak Toofan Omar, manajer stasiun radio Paktia Ghag dan seorang petugas NAI, kelompok hak asasi yang mendukung media independen di Afghanistan, dalam pembunuhan yang ditargetkan di ibukota pada Minggu (8/8).
"Omari dibunuh oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Dia orang liberal. Kami menjadi sasaran karena bekerja secara independen," kata Mujeeb Khelwatgar, kepala NAI. Para pejabat di Kabul menduga para pejuang Taliban telah melakukan serangan itu.
Bulan lalu, NAI melaporkan sedikitnya 30 jurnalis dan pekerja media tewas, terluka, atau diculik oleh kelompok militan di Afghanistan tahun ini. Di Provinsi Helmand, para pejabat mengatakan pejuang Taliban telah menangkap seorang jurnalis lokal, Nematullah Hemat, dari rumahnya di Lashkar Gah, ibu kota provinsi tersebut, pada Minggu.
"Sama sekali tidak ada petunjuk ke mana Taliban telah membawa Hemat. Kami benar-benar dalam keadaan panik," kata Razwan Miakhel, kepala stasiun TV swasta, Gharghasht TV, tempat Hemat bekerja.
Baca juga: Ibu Kota Provinsi Kedua Afghanistan Jatuh ke Tangan Taliban
Seorang juru bicara Taliban mengatakan bahwa dia tidak memiliki informasi tentang pembunuhan di Kabul atau jurnalis yang diculik di Helmand. Koalisi organisasi berita Afghanistan telah menulis surat kepada Presiden AS Joe Biden dan para pemimpin di Dewan Perwakilan Rakyat yang mendesak mereka untuk memberikan visa imigrasi khusus kepada wartawan Afghanistan dan staf pendukung. (Straits Times/OL-14)
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Hubungan Pakistan dan Afghanistan mencapai titik terendah. Islamabad meluncurkan serangan udara ke Kabul dan Kandahar sebagai balasan atas agresi Taliban.
MILITER Pakistan mengeklaim menewaskan sedikitnya 70 militan dalam serangan di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan pada Minggu (22/2) pagi.
PAKISTAN kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Afghanistan dengan dalih memburu militan.
SERANGAN udara Pakistan ke wilayah Afghanistan kembali memicu ketegangan di perbatasan. Islamabad menyebut operasi itu menyasar kamp militan
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved