Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Diraja Malaysia (PDRM) memanggil sejumlah anggota parlemen untuk dimintai keterangannya. Hal ini terkait kehadiran mereka di Dataran Merdeka Kuala Lumpur Senin (2/8) lalu.
"Insya Allah saya dan sejumlah anggota parlemen akan direkam percakapan di Kantor Polisi Dang Wangi hari ini mulai jam 10.00 pagi," ujar Direktur Komunikasi Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang juga anggota parlemen daerah Lembah Pantai, Fahmi Fadzil di Kuala Lumpur, Rabu (4/8).
Sejumlah anggota parlemen lain yang juga dipanggil di Dang Wangi adalah Lim Lip Eng, Dr Maszlee Malik, Tony Pua, Hannah Yeoh dan Syed Saddiq.
PDRM dalam pernyataan pers Selasa malam (3/8) mengatakan akan membuka berkas investigasi atas pertemuan anggota parlemen oposisi di Dataran Merdeka.
Inspektur Jenderal Polisi, Datuk Seri Acryl Sani Abdullah Sani mengatakan bahwa departemennya menerima 206 laporan polisi mengenai aksi unjuk rasa tersebut. Dia mengatakan semua anggota parlemen yang terlibat akan dipanggil untuk membantu penyelidikan.
"Kasus ini akan diselidiki berdasarkan pelanggaran Peraturan 9 dan Peraturan 10 tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Tindakan di Area Lokal Infeksi) (Rencana Rehabilitasi Nasional) 2021 PU (A) 293], Bagian 21A dari Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular 1988 [UU 342], Bagian 269 KUHP (UU 574) dan juga Bagian 9 (5) Undang-Undang Unjuk Rasa Damai 2012 (UU 736)," katanya.
Sebelumnya, pihaknya telah memperhatikan arahan Sekretaris DPR agar Rapat Istimewa DPR yang sedianya digelar Senin pekan lalu diundur ke tanggal baru menyusul penilaian resiko penularan COVID-19 saat ini oleh Kementerian Kesehatan Malaysia.
Dia juga membenarkan telah menerima informasi pada 1 Agustus 2021 tentang aksi unjuk rasa yang akan diadakan di kawasan parlemen sehari kemudian.
“Memperhitungkan bahwa pada tanggal tersebut tidak ada Sidang DPR karena sidang ditunda dan tidak ada pembenaran bagi Anggota DPR untuk berada di DPR. Jadi PDRM telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah aksi unjuk rasa diadakan," katanya.
Dia mengatakan tindakan ini sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan 9 dan 10 Peraturan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (Tindakan di Daerah Menular) (Rencana Rehabilitasi Nasional) 2021 [PU (A) 293] Peraturan tanggal 4 Juli 2021 yang mengumpulkan dan berbaris merupakan kegiatan yang dilarang selama pelaksanaan Rencana Pemulihan Nasional.
Pada saat yang sama, dia meminta semua individu yang terlibat dalam demonstrasi untuk bekerja sama membantu penyelidikan. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Dituduh Sebarkan Covid-19 Varian Delta, Nenek asal Nanjing Ditangkap Polisi
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Jika pemerintah benar, maka PDIP akan mendukung dan melakukan program tersebut. Namun, jika kurang benar, maka PDIP akan memberikan alternatif solusi
Secara umum dia mengatakan bahwa Megawati ingin supaya partai berlambang kepala banteng itu tetap solid secara organisasi dengan memiliki frekuensi yang sama.
KEKACAUAN politik membayang-bayangi Jepang setelah partai yang berkuasa di Jepang pada hari Minggu (27/10) kehilangan mayoritas di parlemen.
PDI Perjuangan justru lebih bagus ketika menjadi oposisi karena bisa memainkan peran-peran strategis bagi pemerintahan.
KOMISARIS Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk mengecam keputusan Thailand untuk membubarkan partai oposisi Move Forward Party (MFP) dan melarang tokoh-tokohnya berpolitik.
Demokrat anggap baik apabila PDIP pilih jadi oposisi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved