Rabu 04 Agustus 2021, 09:23 WIB

Dituduh Sebarkan Covid-19 Varian Delta, Nenek asal Nanjing Ditangkap Polisi

Basuki Eka Purnama | Internasional
Dituduh Sebarkan Covid-19 Varian Delta, Nenek asal Nanjing Ditangkap Polisi

AFP/STR
Warga Nanjing, Tiongkok menjalani pemeriksaan PCR.

 

SEORANG perempuan lanjut usia asal Nanjing ditangkap polisi di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, atas tuduhan sebagai pemicu wabah covid-19 varian Delta.

Biro Keamanan Publik Kota Yangzhou, Selasa (3/8), menyatakan perempuan bermarga Mao itu melanggar regulasi antipandemi dan undang-undang
pencegahan penyakit menular hingga menyebabkan 94 warga setempat, termasuk adik perempuannya, terinfeksi covid-19 varian Delta.

Perempuan itu melakukan perjalanan sejauh 100 kilometer dari Nanjing menuju rumah adiknya itu di Yangzhou tanpa melapor kepada penjaga permukiman yang dituju.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Prancis Berlakukan Pembatasan Baru

Mao meninggalkan rumahnya di Nanjing pada 21 Juli menuju Yangzhou.

Otoritas lokal mengeluarkan surat pemberitahuan bahwa warga harus melaporkan riwayat perjalanan selama 21-27 Juli.

Namun, Mao tidak melakukannya, demikian dinyatakan Biro Keamanan Publik yang bertindak sebagai kepolisian itu.

Selama di Yangzhou, Mao mengunjungi beberapa fasilitas publik, seperti restoran, toko, klinik, komunitas permainan catur, dan pasar hingga
menyebabkan penularan varian Delta.

Sekitar 64% kasus varian Delta di Yangzhou terkait dengan tempat-tempat itu, menurut hasil survei statistik epidemiologi yang dikutip media Tiongkok.

Mulai Selasa (3/8) tengah malam, penduduk Yangzhou menjalani tes PCR.

Di bawah penjagaan ketat, mereka dilarang keluar rumah agar penyebaran covid-19 varian Delta tidak meluas.

Semua calon penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Yangzhou dan Stasiun Nanjing diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR.

Sebelumnya, 31 provinsi di Tiongkok mengeluarkan peringatan perjalanan kepada warganya untuk menghindari paparan virus korona varian Delta yang lebih cepat menular.

Varian Delta pertama kali ditemukan di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Mei lalu, namun berhasil diatasi dalam tempo sekitar satu bulan.

Pada Juli, kasus varian Delta yang lebih masif ditemukan di Nanjing dan sampai saat ini telah merambah 18 provinsi di Tiongkok.

Penyebaran covid-19 varian Delta klaster Nanjing, yang meluas itu, terjadi karena bersamaan dengan musim libur sekolah akhir semester. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ilini.com

Penduduk Prancis Sambut Kembalinya La Bise, Cium Pipi ala Mereka

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 22:50 WIB
Salam tradisional Prancis la bise atau saling mencium pipi perlahan-lahan dilakukan lagi ketika wabah virus korona mulai...
Dok KBRI Singapura

Bantuan 122.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Singapura untuk Kepulauan Riau  

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 22:20 WIB
Duta Besar RI untuk Singapura, Suyo Pratomo, menyatakan bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat mengatasi tantangannya sendiri, dan...
smh.com.au

Mendag Australia akan Kunjungi Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 21:00 WIB
Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Dan Tehan akan melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk Indonesia, untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya