Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
SAINGAN politik utama Perdana Menteri Narendra Modi, Rahul Gandhi, menjadi salah satu di antara puluhan politisi India, jurnalis, aktivis dan kritikus pemerintah yang diidentifikasi sebagai target potensial dari spyware buatan Israel, laporan media mengatakan, Senin (19/7).
Lebih dari 1.000 nomor telepon di India termasuk di antara puluhan ribu di seluruh dunia yang dipilih sebagai kemungkinan menarik bagi klien NSO Group, pembuat spyware Pegasus, menurut sekelompok perusahaan media. Daftar yang bocor itu dibagikan ke kantor berita oleh Forbidden Stories, organisasi jurnalisme nirlaba yang berbasis di Paris, dan Amnesty International.
Identitas di balik sekitar 300 nomor telepon India diverifikasi oleh media. Mereka termasuk seorang wanita yang membuat tuduhan pelecehan seksual terhadap mantan hakim agung India, ulama Buddha Tibet, diplomat Pakistan, dan wartawan Tiongkok, kata laporan itu.
Baca juga: Maroko Bantah Pakai Pegasus untuk Pantau Pengkritik
Setidaknya dua karyawan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS yang berbasis di India, termasuk seorang warga negara AS, juga diidentifikasi, bersama dengan direktur operasi India Bill and Melinda Gates Foundation, kata laporan media tersebut.
Tidak diketahui jumlah ponsel dalam daftar yang benar-benar ditargetkan untuk pengawasan atau upaya yang berhasil, menurut Washington Post, yang merupakan bagian dari penyelidikan kolaboratif. Analisis forensik yang dilakukan pada 22 smartphone di India yang nomornya muncul dalam daftar menunjukkan bahwa 10 ditargetkan dengan Pegasus, tujuh di antaranya berhasil, kata surat kabar itu.
Baca juga: Ketua Uni Eropa: Skandal Pegasus tidak Dapat Diterima jika Benar
Analisis nomor telepon India sangat menunjukkan bahwa badan intelijen di pemerintah India berada di balik pemilihan tersebut, Guardian melaporkan. Menurut situs berita India The Wire, meningkatnya bukti forensik infeksi telepon di India menunjukkan satu atau lebih lembaga resmi telah menggunakan spyware untuk meretas ke smartphone. (AFP/OL-14)
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Dari jumlah tersebut, 60 situs terletak di Teheran, 19 di Isfahan, dan 12 di provinsi Kurdistan barat laut.
Iran menyatakan telah menyerang pangkalan AS Victoria di Irak, pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi,
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu klaim Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran. Kematian tokoh kunci ini jadi pukulan telak bagi rezim Iran.
Pemerintah Iran secara resmi memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal tanker India untuk melintasi Selat Hormuz, Sabtu (14/3).
Pemimpin dunia, termasuk Narendra Modi dan Donald Trump, memberikan selamat atas kemenangan bersejarah PM Sanae Takaichi dan partai LDP di Pemilu Jepang.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Ledakan mobil di dekat Red Fort, Delhi, menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya. Pemerintah India meningkatkan kewaspadaan nasional.
PM Inggris Sir Keir Starmer tegaskan tidak akan membuka jalur visa baru bagi pekerja atau pelajar India, meski kedua negara baru menandatangani perjanjian dagang.
Xi Jinping menekankan Tiongkok dan India perlu bersatu demi perdamaian dan kemakmuran di Asia dan di seluruh dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved