Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MAROKO menolak dengan tegas klaim bahwa dinas intelijennya telah menggunakan spyware Pegasus milik Israel untuk memantau kritik di dalam dan luar negeri.
Rabat, Senin (19/7), mengatakan tidak pernah memperoleh perangkat lunak komputer untuk menyusup ke perangkat komunikasi dan membantah telah menyusup ke telepon beberapa tokoh masyarakat nasional dan internasional serta kepala organisasi internasional melalui perangkat lunak komputer.
Investigasi bersama oleh beberapa media Barat mengatakan, Minggu (18/7), bahwa banyak aktivis, jurnalis, eksekutif, dan politisi di seluruh dunia telah dimata-matai menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh perusahaan Israel bernama NSO.
Perusahaan media, termasuk The Washington Post, The Guardian, dan Le Monde, menarik hubungan antara NSO Group dan daftar puluhan ribu nomor telepon pintar, termasuk nomor para aktivis, jurnalis, eksekutif bisnis, dan politisi di seluruh dunia. Banyak nomor dalam daftar itu berkerumun di 10 negara, termasuk Maroko.
Rabat mengungkapkan keheranannya yang luar biasa atas laporan tersebut. "Ini tuduhan palsu tanpa dasar apa pun," bunyi pernyataan itu.
"Maroko menjamin kerahasiaan komunikasi pribadi untuk semua warga negara dan penduduk asing di Maroko," tambahnya.
Pegasus merupakan alat yang sangat invasif, dapat mengaktifkan kamera ponsel dan mikrofon target, mengakses data pada perangkat, serta secara efektif mengubah ponsel menjadi mata-mata.
Baca juga: Ketua Uni Eropa: Skandal Pegasus tidak Dapat Diterima jika Benar
Dalam beberapa kasus, Pegasus dapat diinstal tanpa perlu mengelabui pengguna untuk memulai unduhan. (AFP/OL-14)
Mengenal CAF, induk organisasi sepak bola Afrika yang menyelenggarakan AFCON. Simak sejarah dan peran pentingnya dan alasan Senegal dicoret CAF, Maroko juara piala afrika
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Kenapa Maroko juara AFCON 2025? Simak analisis mendalam putusan CAF yang membatalkan kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai kampiun Piala Afrika.
Fosilnya ditemukan di kawasan Sidi Chennane, Provinsi Khouribga, Maroko, yang merupakan bagian dari cekungan fosfat Oulad Abdoun yang menjadi salah satu lokasi fosil laut
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Ribuan pengguna Whatsapp di beberapa negara termasuk Indonesia menjadi korban penyadapan oleh perusahaan asal Israel, NSO Group. Penyadapan tersebut melibatkan Spyware perusahaan Pegasus
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui bahwa otoritas AS, termasuk CIA, dapat mengakses pesan WhatsApp dengan masuk dari jarak jauh ke perangkat pengguna.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) menjelaskan alasan alat sadap zero click atau dikenal dengan Pegasus berbahaya bagi demokrasi. Hal itu membuat ICW meminta dokumen pengadaan Pegasus ke Polri.
KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono TNI belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel, masuk ke Indonesia sejak 2018
ANGGOTA Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengatakan komisinya belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel,
CEO NSO Group Shalev Hulio membantah perangkat lunak itu digunakan untuk memantau rekan Khashoggi. Ia menyebut klaim itu sebagai kebohongan kasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved