Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MAROKO menolak dengan tegas klaim bahwa dinas intelijennya telah menggunakan spyware Pegasus milik Israel untuk memantau kritik di dalam dan luar negeri.
Rabat, Senin (19/7), mengatakan tidak pernah memperoleh perangkat lunak komputer untuk menyusup ke perangkat komunikasi dan membantah telah menyusup ke telepon beberapa tokoh masyarakat nasional dan internasional serta kepala organisasi internasional melalui perangkat lunak komputer.
Investigasi bersama oleh beberapa media Barat mengatakan, Minggu (18/7), bahwa banyak aktivis, jurnalis, eksekutif, dan politisi di seluruh dunia telah dimata-matai menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh perusahaan Israel bernama NSO.
Perusahaan media, termasuk The Washington Post, The Guardian, dan Le Monde, menarik hubungan antara NSO Group dan daftar puluhan ribu nomor telepon pintar, termasuk nomor para aktivis, jurnalis, eksekutif bisnis, dan politisi di seluruh dunia. Banyak nomor dalam daftar itu berkerumun di 10 negara, termasuk Maroko.
Rabat mengungkapkan keheranannya yang luar biasa atas laporan tersebut. "Ini tuduhan palsu tanpa dasar apa pun," bunyi pernyataan itu.
"Maroko menjamin kerahasiaan komunikasi pribadi untuk semua warga negara dan penduduk asing di Maroko," tambahnya.
Pegasus merupakan alat yang sangat invasif, dapat mengaktifkan kamera ponsel dan mikrofon target, mengakses data pada perangkat, serta secara efektif mengubah ponsel menjadi mata-mata.
Baca juga: Ketua Uni Eropa: Skandal Pegasus tidak Dapat Diterima jika Benar
Dalam beberapa kasus, Pegasus dapat diinstal tanpa perlu mengelabui pengguna untuk memulai unduhan. (AFP/OL-14)
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Final Piala Afrika (AFCON) diwarnai aksi mogok pemain Senegal akibat penalti kontroversial Maroko di masa injury time.
Senegal resmi menjadi juara Piala Afrika (AFCON) setelah mengalahkan Maroko 1-0. Laga diwarnai aksi mogok pemain dan kegagalan penalti kontroversial.
Di Liga India musim 2024/2025, Alaeddine merupakan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Tuan rumah Maroko berhasil melaju ke babak semifinal Piala Afrika (AFCON) 2025 setelah menumbangkan Kamerun dengan skor meyakinkan.
Ribuan pengguna Whatsapp di beberapa negara termasuk Indonesia menjadi korban penyadapan oleh perusahaan asal Israel, NSO Group. Penyadapan tersebut melibatkan Spyware perusahaan Pegasus
CEO Meta Mark Zuckerberg mengakui bahwa otoritas AS, termasuk CIA, dapat mengakses pesan WhatsApp dengan masuk dari jarak jauh ke perangkat pengguna.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) menjelaskan alasan alat sadap zero click atau dikenal dengan Pegasus berbahaya bagi demokrasi. Hal itu membuat ICW meminta dokumen pengadaan Pegasus ke Polri.
KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono TNI belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel, masuk ke Indonesia sejak 2018
ANGGOTA Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin mengatakan komisinya belum mengetahui terkait alat sadap milik perusahaan NSO Group asal Israel,
CEO NSO Group Shalev Hulio membantah perangkat lunak itu digunakan untuk memantau rekan Khashoggi. Ia menyebut klaim itu sebagai kebohongan kasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved