Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI Afrika terdapat kekuatan besar bernama CAF yang membawahi turnamen prestisius AFCON. Namun, masih banyak penggemar sepak bola yang bingung membedakan keduanya. Apakah CAF itu nama turnamen? Mengapa AFCON selalu menyita perhatian bintang dunia seperti Mohamed Salah hingga Sadio Mane? Afcon menjadi perbincangan karena Senegal dicoret dari CAF. Keputusan CAF membuat Maroko juara Piala Afrika.
CAF adalah singkatan dari Confederation of African Football (Konfederasi Sepak Bola Afrika). Didirikan pada 8 Februari 1957 di Khartoum, Sudan, CAF merupakan badan administratif dan pengatur sepak bola di benua Afrika.
Jika FIFA adalah induk sepak bola dunia, maka CAF adalah "FIFA-nya Afrika". Saat ini, CAF bermarkas di Kairo, Mesir, dan dipimpin oleh Patrice Motsepe, seorang pengusaha sukses asal Afrika Selatan yang menjabat sejak 2021.
AFCON adalah singkatan dari Africa Cup of Nations, atau sering disebut sebagai Piala Afrika. Ini adalah turnamen sepak bola internasional pria paling utama di Afrika yang diselenggarakan oleh CAF.
Sederhananya:
Selain AFCON, CAF juga menyelenggarakan berbagai kompetisi lain yang sering kali membuat orang bingung. Berikut adalah daftarnya:
Turnamen kasta tertinggi yang diikuti oleh negara-negara anggota CAF dengan pemain-pemain terbaik mereka, termasuk yang bermain di liga-liga top Eropa (seperti Premier League atau La Liga).
Berbeda dengan AFCON, CHAN adalah turnamen khusus untuk pemain yang merumput di liga domestik (lokal) negara masing-masing. Pemain Afrika yang bermain di luar negeri tidak diperbolehkan ikut serta dalam turnamen ini.
Ini adalah kompetisi tingkat klub, serupa dengan UEFA Champions League dan Europa League di Eropa.
Memasuki tahun 2026, CAF melakukan beberapa gebrakan penting yang mengubah peta sepak bola Afrika:
Pada 17 Maret 2026, Komite Banding CAF mengeluarkan keputusan bersejarah dengan menganulir kemenangan Senegal di final AFCON 2025. Senegal yang awalnya menang 1-0 atas Maroko di lapangan, dinyatakan kalah WO (3-0) karena aksi walk-off saat pertandingan masih berlangsung. Keputusan ini secara resmi menobatkan Maroko sebagai juara Piala Afrika 2025.
CAF telah mengonfirmasi bahwa mulai setelah edisi 2028, AFCON akan beralih dari turnamen dua tahunan menjadi setiap empat tahun sekali. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan kalender dengan turnamen global lainnya.
(H-4)
Federasi sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF).
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Pencabutan gelar Piala Afrika ini bermula dari temuan adanya ketidakkonsistenan data pemain yang didaftarkan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
CAF menyebut Samuel Eto’o telah melanggar prinsip-prinsip sportivitas dalam laga perempat final Piala Afrika 2026 antara Kamerun dan Maroko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved