Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI sepak bola Senegal berencana mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) setelah gelar Piala Afrika mereka dicabut oleh Konfederasi sepak bola Afrika (CAF). Keputusan tersebut dinilai tidak adil dan merugikan sepak bola Senegal.
Dalam pernyataan resminya, federasi mengecam keras putusan CAF yang kemudian menetapkan Maroko sebagai juara. Senegal kini memiliki waktu hingga 10 hari untuk mengajukan banding ke CAS.
“Kami mengutuk keputusan yang tidak adil, belum pernah terjadi sebelumnya, dan tidak dapat diterima ini. Untuk membela hak dan kepentingan sepak bola Senegal, kami akan segera mengajukan banding ke CAS di Lausanne,” demikian pernyataan resmi federasi Senegal.
Kontroversi bermula dari final yang digelar di Rabat pada Januari lalu. Sejumlah pemain Senegal sempat meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes setelah tuan rumah Maroko mendapat hadiah penalti di masa tambahan waktu babak kedua. Aksi itu membuat pertandingan terhenti cukup lama sebelum akhirnya dilanjutkan.
Meski penalti tersebut gagal dikonversi oleh Maroko, Senegal justru mencetak gol kemenangan melalui Pape Gueye di babak tambahan waktu dan sempat dinyatakan sebagai juara dengan skor 1-0.
Namun, CAF kemudian mengabulkan gugatan Maroko dan menyatakan Senegal kalah karena dianggap melanggar regulasi kompetisi. Berdasarkan aturan, tim yang menolak melanjutkan pertandingan atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit dinyatakan kalah dengan skor 0-3.
Sementara itu, federasi sepak bola Maroko menegaskan gugatan yang diajukan bukan untuk mempersoalkan hasil di lapangan melainkan demi memastikan aturan kompetisi ditegakkan. Mereka juga menekankan pentingnya kepastian hukum dan stabilitas dalam turnamen sepak bola Afrika.
Final Piala Afrika lalu memang diwarnai kekacauan. Selain aksi protes pemain, sejumlah suporter Senegal sempat mencoba masuk ke lapangan. Penundaan panjang juga disebut memengaruhi eksekusi penalti Maroko yang akhirnya gagal.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya turut mengecam insiden tersebut. Ia menilai tindakan meninggalkan lapangan tidak bisa dibenarkan.
CAF sebelumnya telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada kedua federasi, termasuk denda ratusan ribu euro akibat pelanggaran fair play.
(AFP)
Pencabutan gelar Piala Afrika ini bermula dari temuan adanya ketidakkonsistenan data pemain yang didaftarkan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Kekecewaan mendalam menyelimuti pendukung Maroko usai tim nasional mereka gagal meraih gelar Piala Afrika. Dalam laga final yang berlangsung dramatis hingga perpanjangan waktu.
Mengenal CAF, induk organisasi sepak bola Afrika yang menyelenggarakan AFCON. Simak sejarah dan peran pentingnya dan alasan Senegal dicoret CAF, Maroko juara piala afrika
CAF melalui Dewan Banding secara resmi membatalkan kemenangan Senegal di final Piala Afrika atau AFCON 2026 dan menobatkan tuan rumah Maroko juara piala afrika
Kenapa Maroko juara AFCON 2025? Simak analisis mendalam putusan CAF yang membatalkan kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai kampiun Piala Afrika.
Pencabutan gelar Piala Afrika ini bermula dari temuan adanya ketidakkonsistenan data pemain yang didaftarkan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF).
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved