Rabu 26 Mei 2021, 12:25 WIB

WHO: Varian Covid-19 India Ditemukan di 53 Wilayah

Nur Aivanni | Internasional
WHO: Varian Covid-19 India Ditemukan di 53 Wilayah

Arun SANKAR / AFP
Warga menunggu bantuan kemanusiaan disebabkan penerapan lockdown terkait Covid-19 di Chennai, India, Selasa (25/5).

 

VARIAN virus korona atau Covid-19 yang pertama kali terdeteksi di India kini telah secara resmi tercatat di 53 wilayah, menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Rabu (26/5).

Selain itu, WHO telah menerima informasi dari sumber tidak resmi bahwa varian B.1.617 telah ditemukan di tujuh wilayah lain, menurut angka dalam pembaruan epidemiologi mingguan badan kesehatan PBB, sehingga totalnya menjadi 60.

Laporan tersebut mengatakan B.1.617 telah menunjukkan peningkatan penularan, sementara tingkat keparahan penyakit dan risiko infeksi sedang diselidiki.

Secara global selama seminggu terakhir, jumlah kasus baru dan kematian terus menurun, dengan sekitar 4,1 juta kasus baru dan 84.000 kematian baru dilaporkan - masing-masing turun 14% dan 2% jika dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

"Meskipun tren global menurun selama empat minggu terakhir, kejadian kasus covid-19 dan kematian tetap tinggi, dan peningkatan substansial telah diamati di banyak negara di seluruh dunia," kata dokumen itu.

Jumlah kasus baru tertinggi dalam tujuh hari terakhir dilaporkan dari India (1.846.055 - turun 23%); Brasil (451.424 - naik 3%); Argentina (213.046 - naik 41%), Amerika Serikat (188.410 - turun 20%), dan Kolombia (107.590 - turun 7%).

Pembaruan tersebut memberikan informasi tentang empat mutasi yang digolongkan sebagai varian yang menjadi perhatian: yang pertama kali dilaporkan di Inggris (B.1.1.7), Afrika Selatan (B .1.351), Brasil (P.1) dan India (B.1.617).

Saat menghitung jumlah total wilayah yang melaporkan setiap varian, WHO menambahkan bersama yang memiliki informasi resmi dan tidak resmi. B.1.1.7 sekarang telah dilaporkan di 149 wilayah; B.1.351 di 102 wilayah dan P.1 di 59 wilayah.

WHO membagi angka untuk varian B.1.617 menjadi tiga garis keturunan, yaitu B.1.617.1, B.1.617.2 dan B.1.617.3. Yang pertama telah dilaporkan di 41 wilayah, yang kedua di 54 dan yang ketiga di enam negara: Inggris, Kanada, Jerman, India, Rusia, dan Amerika Serikat.

Garis keturunan varian B.1.617 secara resmi tercatat di 53 wilayah dan secara tidak resmi di tujuh wilayah lainnya. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

dok.AFP

Ukraina Klaim Sukses Buat Rusia Kelabakan di Krimea

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 11:21 WIB
Ukraina telah menyatakan kesuksesan atas sejumlah serangan di Krimea yang membuat Rusia panik. Kyiv akan melanjutkannya sampai kekuatan...
AFP/MOHAMMED ABED

Israel Akhirnya Akui Membunuh 5 Anak Palestina yang Sedang Bermain

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 10:52 WIB
Saat terjadinya serangan, militer Israel sempat mengklaim kelima anak itu tewas akibat terkena roket milik Jihad...
arabnews.com

Rusia Evakuasi 3.000 Rakyatnya di Krimea, Ukraina Bergembira

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 09:44 WIB
Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan penyabotase atas ledakan di gudang militer di Krimea utara. Atas kejadian yang Moskow mengevakuasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya