Senin 17 Mei 2021, 12:27 WIB

UNICEF Minta Negara Kaya Dunia Sumbang Vaksin Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
UNICEF Minta Negara Kaya Dunia Sumbang Vaksin Covid-19

AFP/OMAR HAJ KADOUR
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin covid-19 di Idlib, Suriah.

 

NEGARA-NEGARA anggota G7 dan Uni Eropa bisa menyumbangkan hingga 150 juta dosis vaksin covid-19 ke negara yang membutuhkan namun tetap memenuhi target vaksinasi mereka. Hal itu dikatakan UNICEF, Senin (17/5).

G7 dan Uni Eropa bisa memangkas kesenjangan vaksinasi dengan membagi hanya 20% dari vaksin milik mereka untuk bulan Juni, Juli, dan Agustus ke skema Covac untuk negara-negara miskin.

"Mereka bisa melakukan hal itu sembari memenuhi komitmen vaksinasi bagi warga mereka," ujar Direktur UNICEF Henrietta Fore.

Baca juga: 20 Juta Warga Inggris Sudah Divaksin Penuh

Inggris dijadwalkan menjadi tuan rumah KTT G7, Juni mendatang.

Pada saat itu, UNICEF mengatakan program Covax, yang dimotori oleh Alinasi Vaksin Gavi, Organisasi Kesehatan Dunia *WH))m dan Koalisi Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI), akan kekurangan 190 juta dosis vaksin yang rencananya akan dibagikan ke negara-negara miskin.

Hal itu terjadi sebagian karena meroketnya kasus covid-19 di India, yang seharusnya memproduksi dan mengekspor mayoritas vaksin covid-19 untuk Covax yang membuat mereka memutuskan menggunakan vaksin itu di dalam negeri.

"Berbagai kelebihan pasokan vaksin adalah hal minimum yang bisa dilakukan dan itu sangat diperlukan pada saat ini," ungkap UNICEF.

Amerika Serikat telah berjanji membagi 60 juta dosis vaksin AstraZeneca, Prancis 500 ribu dosis, dan Swedia serta Swiss 1 juta dosis. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Tentara Israel Tembak Mati Warga Palestina yang Ingin Menikam

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 21:21 WIB
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria yang tewas sebagai Faleh Musa Jaradat yang tinggal di selatan...
AFP/Ahmad Gharabli.

Polisi Israel Ingin Gusur Rumah, Warga Palestina Ancam Bakar Diri

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 21:08 WIB
Keluarga Salhiya telah menghadapi ancaman penggusuran sejak 2017. Ketika itu tanah tempat tinggalnya dialokasikan untuk pembangunan...
AFP/Mahmud Hams.

TV Gaza Milik Hamas Tanggapi Serial Top Israel di Netflix

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 14:24 WIB
Sementara serial Israel sering menampilkan aktor dari minoritas Arab-Israel di negara itu, produksi di Gaza tidak menggunakan aktor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya