Sabtu 08 Mei 2021, 23:15 WIB

MUI Kecam Penyerangan Israel ke Jemaah Masjid Al-Aqsa

Syarief Oebaidillah | Internasional
MUI Kecam Penyerangan Israel ke Jemaah Masjid Al-Aqsa

AFP/Ahmad Gharabli
benrokan di Masjid Al-Aqsa

 

MAJELIS Ulama Indonesia mengecam keras tindakan penyerangan terhadap warga Palestina yang melaksanakan ibadah di Masjid Al-Aqsa. 

Ketua MUI Bidang Hubungan.Luar Negeri dan kerjasama Internasiona Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan, penyerangan itu membuktikan dengan kasat mata bahwa otoritas Isreal memang tidak akan pernah menghentikan spirit imperialisnya. 

"Tindakan brutal dan pengecut ini tidak saja bertentangan dengan prinsip prinsip kemanusiaan yang harus dijaga kedaulatannya, akan tetapi sekaligus merendahkan agama. Al-Quds adalah tempat suci dan terhormat bagi tiga agama besat Islam, Kristen dan Yahudi. Itu artinya, tiga agama ini telah dihinakan oleh sikap militer," katanya dalam keterangan tertulis

Sudarnoto menegaskan, militer Israel telah melakukan kebodohan dan kesalahan fatal dengan merusak suasana ibadah puasa umat Islam di bulan Ramadan. 

Selama bulan suci ramadan ini, tindakan militer dan kelompok Yahudi ekstrim Israel yang tidak manusiawi semakin memperkeruh suasana politik di Palestina. Pemilu legislatif palestina terancam batal diselenggarakan. Karena itu, mereka sebetulnya telah menunjukkan keengganannya untuk membangun demokrasi yang sehat, dan ini tidak akan produktif bagi upaya menciptakan perdamaian.

Baca juga : Bentrokan di Masjid Al-Aqsa, 205 Warga Palestina Terluka

"Sehubungan dengan itu, MUI mengecam keras tindakan tindakan brutal ini. Sudah waktunya negara-negara besar seperri Amerika untuk segera mengambil inisiatif mengingatkan dengan keras Israel untuk menghentikan tindakan tindakan biadab. Di bawah kepeminpin Joe Biden, Amerika berpeluang besar untuk menekan Israel. Ini kesempatan Amerika," tegasnya.

Sudarnoto menambahkan, ;angkah empati dan konstruktif juga bisa dilakukan oleh negara negara Uni Eropa dan lainnya. Menurutnya, secara bersama-sama negara negara itu bisa melakukan tekanan internasional terhadap Israel melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa. Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional.

"Sudah saatnya juga OKI segera melakukan konsolidasi secara efektif, mengehentikan pertentangan dan membangun perdamaian sejati. Persatuan negara-negara anggota OKI sangat penting," tukasnya.  

"Kepada pemerintah Indonesia, apresiasi disampaikan atas upaya-upaya kongkrit dalan membantu rakyat dan bangsa palestina selana ini. Upaya-upaya ini harus terus ditingkatkan sehingga benar-benar efektif menekan Israel. MUI dan umat Islam serta seluruh masyarakat yang mencintai agama, perdamaian dan kemanusiaan akan senantiasa membersamai perjuangan ini," pungkas Sudarnoto. (RO/OL-7)

Baca Juga

Peter PARKS / AFP

Dua Aktivis Pejuang Demokrasi Hong Kong Mulai Diadili 

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 13:02 WIB
Dua eksekutif media massa Apple Daily yang dikenal sebagai prodemokrasi Hong Kong, Ryan Law dan Cheung Kim-hung , mulai...
AFP

WHO: Varian Delta Dominasi Kasus Covid-19 di Dunia

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 11:45 WIB
VARIAN Covid-19 Delta, yang awalnya muncul di India, menjadi varian dominan secara global, menurut kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan...
dok.mi

Ledakan Dekat Kantor Partai Pro Militer Myanmar Tewaskan 2 Orang

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 19 Juni 2021, 09:55 WIB
SEBUAH truk militer Myanmar dilaporkan meledak dalam salah satu dari dua ledakan di dekat kantor partai politik yang didukung tentara di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pungli Tetap Marak Pak Satgas!

Pungli di berbagai layanan publik terus menjadi masalah yang dialami masyarakat, bahkan di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya