Rabu 07 April 2021, 02:00 WIB

Inggris Hentikan Sementara Ujicoba Vaksin AstraZeneca ke Anak

Ghani Nurcahyadi, Nur Aivanni | Internasional
Inggris Hentikan Sementara Ujicoba Vaksin AstraZeneca ke Anak

AFP/Justin talls
Vaksin Covid-19 AstraZeneca

 

UJICOBA vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca ke anak-anak di Inggris dihentikan sementara karena pihak otoritas kesehatan Inggris masih meneliti kasus penggumpalan darah yang terjadi usai pemberian varian vaksin tersebut ke orang dewasa,

Konfirmasi penghentian uji coba itu diumumkan Universitas Oxford sebagai pelaksana uji coba vaksin AstraZeneca ke anak-anak.

Baca juga : Hingga Akhir Juli Spanyol Targetkan 53 Persen Penduduk Divaksin

Namun, Oxford mengonfirmasi, saat ini pihaknya belum mendapatkan peringatan kesehatan soal penggunaan vaksin tersebut dari otoritas kesehatan Inggris.

"Tidak ada peringatan kesehatan yang diberikan terkait uji coba pada anak-anak ini. Kami hanya menunggu informasi tambahan dari otoritas kesehatan soal tinjauan kasus penggumpalan darah terjadi sebelum uji coba dilanjutkan," tulis Oxford. (AFP/OL-7)

Baca Juga

AFP/Tolla Akmen

Parlemen Inggris akan Berikan Penghormatan untuk Pangeran Phillip

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 16:16 WIB
Parlemen di London, Cardiff, Edinburgh dan Belfast, Inggris, akan berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada Pangeran...
AFP

Salip Brasil, India Jadi Negara Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 16:09 WIB
Jumlah kasus positif covid-19 di India sudah mencapai 13,53 juta orang. Sementara itu, Brasil mencatatkan 13,48 juta kasus dan Amerika...
Noel CELIS / AFP

Alibaba Terima Denda yang Dikenakan Otoritas Tiongkok

👤Nur Aivanni 🕔Senin 12 April 2021, 15:59 WIB
Regulator Tiongkok mengenakan denda $ 2,8 miliar setelah penyelidikan menetapkan bahwa mereka telah menyalahgunakan posisi pasarnya selama...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya