Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR lima orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka saat pasukan keamanan melepaskan tembakan untuk memadamkan protes terhadap kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Bangladesh timur.
Ratusan siswa dari sekolah agama pada Sabtu (27/3) bentrok dengan polisi dan pasukan perbatasan di distrik Brahmanbaria. Polisi mengatakan mereka harus melepaskan tembakan untuk mengendalikan kekerasan.
"Kami menerima tiga mayat yang terkena peluru dan dua lainnya meninggal karena luka-luka mereka kemudian," kata dokter di Rumah Sakit Umum Brahmanbaria milik pemerintah, Abdullah Al Mamun.
Seorang petugas polisi setempat mengonfirmasi lima orang telah tewas, tetapi menolak disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media. Polisi Bangladesh tidak secara resmi mengonfirmasi jumlah korban tewas.
Kekerasan dimulai pada Jumat (26/3) di ibu kota Dhaka dan berlanjut ke beberapa distrik di negara mayoritas Muslim berpenduduk 168 juta itu, di mana banyak kelompok menuduh Modi mengasingkan Muslim minoritas di India yang mayoritas Hindu.
Setidaknya empat pendukung kelompok Hefazat-e-Islam tewas pada Jumat (26/3) setelah polisi melepaskan tembakan karena pengunjuk rasa diduga menyerang kantor polisi di kota tenggara Chittagong.
Puluhan orang juga terluka di Dhaka pada hari Jumat ketika polisi menggunakan peluru karet dan gas air mata dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa.
Pada Sabtu (27/3), ratusan anggota Hefazat-e-Islam dan kelompok lainnya berbaris melalui Chittagong dan Dhaka, memprotes kematian pendukung mereka.
"Polisi menembaki pendukung damai kami," kata sekretaris penyelenggara kelompok Azizul Haque pada rapat umum di Chittagong.
"Kami tidak akan membiarkan darah saudara-saudara kami sia-sia,” imbuhnya.
Hefazat-e-Islam telah menyerukan pemogokan nasional pada hari Minggu untuk memprotes pembunuhan tersebut. Amnesty International juga mengecam aksi polisi di Chittagong.
"Hak untuk protes damai telah mendapat serangan bersama, terutama selama pandemi virus korona, yang berpuncak pada jenis penindasan berdarah ini," kata peneliti Amnesty Asia Selatan, Sultan Mohammed Zakaria dalam sebuah pernyataan.
Modi mendarat di Dhaka pada hari Jumat, perjalanan internasional pertamanya sejak wabah virus korona tahun lalu, untuk merayakan ulang tahun ke-50 kemerdekaan Bangladesh.
Dia meninggalkan negara itu pada hari Sabtu setelah mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dan memberikan negara itu 1,2 juta suntikan vaksin Covid-19.
Kedua negara mengeluarkan pernyataan bersama merayakan kerja sama dan kemitraan mereka, tetapi pemerintah Bangladesh tidak berkomentar tentang protes tersebut.
Layanan Facebook tidak tersedia di Bangladesh pada hari Sabtu, menurut jejaring sosial itu, kemudian menambahkan bahwa pihaknya memiliki kekhawatiran serius tentang cara pembatasan itu pada saat komunikasi yang efektif diperlukan untuk mengatasi pandemi virus korona.
"Kami menyadari bahwa layanan kami telah dibatasi di Bangladesh," kata Facebook dalam sebuah pernyataan.
“Kami sedang bekerja untuk memahami lebih banyak dan berharap akses penuh dipulihkan secepat mungkin,” imbuhnya.
Pemerintah Bangladesh tidak berkomentar apakah mereka telah memblokir Facebook dan aplikasi messenger-nya, tetapi sebelumnya telah menggunakan penutupan internet sebagai alat untuk mengekang penyebaran protes. (Aiw/Aljazeera/OL-09)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.
Kasus kematian akibat nipah ini menjadi alarm keras bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, mengenai risiko penularan virus zoonosis tersebut.
DUNIA kembali dalam kewaspadaan tinggi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus Nipah di Banglades pada awal Februari 2026.
Gelombang dingin ekstrem di Bangladesh tewaskan 49 orang sejak November. ISPA dan diare menjadi penyebab utama, dengan korban terbanyak anak-anak di wilayah Utara.
LAPORAN terbaru PBB menempatkan Jakarta sebagai kota terbesar di dunia dengan populasi 41,9 juta jiwa.
Bangladesh mengirimkan surat resmi ke India, Jumat (21/11), agar menyerahkan Sheikh Hasina, 78, dan mantan Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal, yang juga dijatuhi hukuman mati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved