Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS memperingatkan Uni Eropa agar tidak menghentikan ekspor vaksin covid-19 AstraZeneca, di saat Uni Eropa saat ini menghadapi kekurangan vaksin. Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan, dunia sedang mengamati bagaimana Uni Eropa menanggapi kekurangan vaksin yang dikirim dari raksasa farmasi Anglo-Swedia dan reputasi Brussel sedang dipertaruhkan.
Komentar ini dilontarkan setelah Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen kembali mengancam untuk memberlakukan larangan ekspor vaksin AstraZeneca kecuali jika perusahaan memberikan lebih dari 90 juta dosis yang disepakati untuk disuplai pada kuartal pertama 2021. Perselisihan tersebut semakin terfokus pada sebuah pabrik di Belanda yang masih menunggu persetujuan resmi, tetapi di mana kedua belah pihak mengklaim pasokan jab AstraZeneca dan bahan-bahan utama di masa depan, menurut sumber UE dan Inggris.
Wallace mengatakan mencoba membalkan atau membangun tembok di sekitar produksi vaksin akan merusak warga Inggris dan Eropa.
"Jika kontrak dan kesepakatan hancur, itu adalah hal yang sangat merusak terjadi untuk blok perdagangan yang membanggakan diri pada supremasi hukum," katanya.
"Ini kontraproduktif karena satu hal yang kita ketahui tentang produksi dan pembuatan vaksin adalah bahwa hal itu kolaboratif."
"Mereka akan merusak tidak hanya peluang warga negara mereka sendiri untuk memiliki program vaksin yang tepat, tetapi juga banyak negara lain di seluruh dunia dengan kerusakan reputasi untuk UE yang akan sangat sulit mereka ubah dalam jangka pendek," imbuhnya.
Perselisihan lintas-saluran yang sedang berlangsung mengenai vaksin AstraZeneca muncul ketika kampanye inokulasi Inggris mencapai angka baru, sementara UE berjuang dengan peluncurannya sendiri dan gelombang virus ketiga mendorong pembatasan baru pada kehidupan publik.
"UE hanya berusaha agar kontrak dengan AstraZeneca dihormati," kata sumber yang dekat dengan von der Leyen.
"Perusahaan telah mengirimkan kurang dari 10 persen dari dosis yang direncanakan untuk 2021. Oleh karena itu, wajar bagi kami untuk meminta agar dosis ini diberikan sesuai rencana kepada warga Eropa," sumber itu menambahkan.
baca juga: Filipina Hadapi Lonjakan Tertinggi Kasus Baru Covid-19
Pemerintah Inggris akhir pekan ini memuji program vaksinasi dan menilainya sukses besar"setelah mengumumkan bahwa setengah dari populasi orang dewasa atau hampir 27 juta orang telah menerima dosis pertama. Negara ini mencatatkan rekor 711.156 vaksinasi dalam satu hari pada Jumat (19/3)
Namun, kekurangan pasokan dari Serum Institute of India, membuat fase peluncuran berikutnya yang mencakup orang-orang berusia 40-an akan ditunda dari April hingga Mei. Sebaliknya, Eropa sedang kesulitan dengan kampanye vaksinasinya. Von der Leyen mengatakan AstraZeneca hanya mengirimkan 30 persen dari 90 juta dosis vaksin yang dijanjikan pada kuartal pertama. (Straitstimes/OL-3)
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved