Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (4/2), menolak bersaksi di sidang pemakzulan dirinya setelah dipanggil jaksa DPR AS untuk bersaksi. Trump menyebut sidang pemakzulan dirinya inkonstitusional.
Kuasa hukum melecehkan surat pemanggilan dari jaksa DPR AS Jamie Raskin agar Trump bersaksi terkait penyerangan Gedung Capitol pada 6 Januari lalu dan menyebutnya sebagai sekadar aksi publikasi.
"Surat Anda hanya mengonfirmasi apa yang diketahui semua orang, Anda tidak bisa membuktikan tuduhan Anda," ujar kuasa hukum Trump, Bruce Castor dan David Schoen dalam surat balasan mereka.
Baca juga: Pasca Pidato Biden, Saudi Perbaharui Kebijakan Politik di Yaman
Saat kedua kuasa hukum itu tidak mengatakan apakah Trump akan bersaksi di sidang pemakzulannya, seorang penasehat senior Trump, Jason Miller, memastikan mantan presiden AS itu tidak akan bersaksi.
"Presiden Trump tidak akan bersaksi di sebuah kegiatan inkonstitusional," tegas Miller.
Penolakan Trump itu terjadi lima hari sebelum sidang pemakzulan yang akan digela secara terbuka di Senat AS. (AFP/OL-1)
Aksi No Kings yang ketiga sekaligus terbesar berlangsung pada 28 Maret 2026 di Amerika Serikat. Menurutnya, para demonstran memandang kebijakan pemerintahan Trump
AKSI protes besar-besaran menentang pemerintahan Presiden Donald Trump kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat dalam gelombang demonstrasi bertajuk No Kings.
DEPARTEMEN Pertahanan Amerika Serikat tengah merancang skenario serangan darat ke Iran untuk beberapa pekan di tengah pengerahan personel AS ke Timur Tengah.
Gerakan No Kings mengguncang Amerika Serikat setelah aksi massa serentak digelar di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian pada Sabtu (28/3).
JUTAAN warga di berbagai kota di Amerika Serikat (AS) turun ke jalan dalam aksi No Kings untuk memprotes kebijakan Presiden Donald Trump.
Usai aksi besar 28 Maret, gerakan No Kings menyiapkan langkah lanjutan lewat agenda nasional. Simak rencana berikutnya dan catat tanggal pentingnya.
PERWAKILAN Demokrat Al Green dari Texas mengatakan ia baru saja mengajukan Pasal-Pasal Pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump atas dugaan ancaman pembersihan etnis di Gaza.
EKS Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbang tetap membantah bersalah dalam kasus yang jika terbukti dapat membuatnya dipenjara puluhan tahun.
Otoritas federal AS dan Kepolisian Capitol memperingatkan bahwa orang-orang yang terkait dengan kelompok milisi telah membahas serangan 4 Maret kepada Partai Demokrat.
Pimpinan minoritas Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell menyampaikan teguran pedas terhadap Donald Trump pada Sabtu (13/2), meskipun memberikan suara membebaskan Trump.
Donald Trump selamat dari persidangan pemakzulan kedua pada Sabtu (13/2). Senat AS membebaskannya atas tuduhan penghasutan penyerangan Gedung Capitol AS.
Tindakan Trump tidak melanggar hukum karena sesuai dengan Amandemen Pertama Konstitusi AS yang menjamin hak untuk kebebasan berbicara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved