Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ARAB Saudi menegaskan kembali tentang "solusi politik yang komprehensif" di Yaman, media pemerintah melaporkan Jumat (5/2) waktu setempati, setelah Presiden Joe Biden mengakhiri dukungan AS terhadap kebijakan militer kerajaan di negara itu.
"Kerajaan telah menegaskan posisi tegasnya dalam mendukung solusi politik yang komprehensif untuk krisis Yaman, dan menyambut baik penekanan AS pada pentingnya mendukung upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Yaman," demikian laporan resmi Saudi Press Agency.
‘’Arab Saudi juga menyambut baik komitmen Biden untuk bekerja sama dengan kerajaan untuk mempertahankan kedaulatannya dan melawan ancaman terhadapnya", tambahnya.
Pernyataan itu tidak membahas janji Biden untuk menghentikan dukungan AS untuk operasi ofensif yang dipimpin Saudi di Yaman.
"Kami mengakhiri semua dukungan Amerika untuk operasi ofensif dalam perang di Yaman, termasuk penjualan senjata yang relevan," kata Biden Kamis dalam pidato besar pertamanya tentang urusan luar negeri.
Baca juga : Biden Akhiri Dukungan AS untuk Perang Yaman
"Pada saat yang sama, Arab Saudi menghadapi serangan rudal dan serangan lain dari pasukan pasokan Iran di banyak negara. Kami akan membantu Arab Saudi untuk mempertahankan wilayahnya dan rakyatnya," tambah Biden.
Arab Saudi telah berulang kali diserang rudal atau drone dari pemberontak Huthi di negara tetangga Yaman.
Arab Saudi telah memimpin intervensi militer terhadap kaum Huthi sejak 2015, tetapi konflik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda sejak itu.
Arab Saudi telah berulang kali menuduh saingan regional Iran memasok senjata canggih kepada Huthis, tuduhan yang dibantah oleh Teheran.
Puluhan ribu orang, kebanyakan warga sipil, telah tewas dan jutaan mengungsi dalam perang Yaman, yang oleh PBB disebut sebagai bencana kemanusiaan terburuk di dunia. (AFP/OL-2)
TUJUH pejuang separatis tewas dalam serangan udara pada Jumat (2/1) ketika koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman membalas serangan yang gencar dilakukan Dewan Transisi Selatan (STC).
HADRAMAUT merupakan provinsi terluas di Yaman, sekitar sepertiga wilayah negara, sekaligus yang paling makmur. Di sana tersimpan sebagian besar cadangan minyak Yaman.
Di tengah perang berkepanjangan konflik Yaman melawan kelompok Houthi yang didukung Iran sejak 2014, kini muncul pertarungan internal antarfaksi bersenjata.
KELOMPOK separatis di Yaman menegaskan tidak akan menarik pasukan dari wilayah yang telah mereka kuasai meski mendapat tekanan dari pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
Saudi menyatakan penyesalannya atas tekanan UEA terhadap pasukan Dewan Transisi Selatan untuk melakukan operasi militer di perbatasan selatan.
MILITER Arab Saudi menyatakan bahwa angkatan udaranya menargetkan pengiriman senjata yang tiba di kota pelabuhan Yaman dari Uni Emirat Arab (UEA).
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved