Senin 21 Desember 2020, 23:33 WIB

Maroko Rumah Komunitas Yahudi Terbesar di Afrika Utara

Mediaindonesia.com | Internasional
Maroko Rumah Komunitas Yahudi Terbesar di Afrika Utara

AFP/Fadel Senna
Seorang Rabbi Maroko dan duta besar AS David T Fischer (di layar)

 

MAROKO adalah rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di Afrika utara. Kenyataan ini telah ada sejak zaman kuno. Populasinya semakin tumbuh dengan kedatangan orang-orang Yahudi yang diusir dari Spanyol oleh raja-raja Katolik sejak 1492.

Jumlah orang Yahudi di Maroko sekitar 250.000 pada akhir 1940-an atau 10 persen dari populasi nasional. Akan tetapi banyak orang Yahudi pergi setelah pembentukan Israel pada 1948.

 

Sekitar 3.000 orang Yahudi tetap tinggal di Maroko. Komunitas Casablanca menjadi salah satu yang paling aktif di negara itu.

Israel kini rumah bagi 700.000 orang Yahudi asal Maroko. Meskipun hubungan antara kedua negara dihentikan pada 2000, perdagangan antara Israel dan Maroko tetap berjalan.

Antara 2014 dan 2017, volume pertukaran perdagangan mencapai US$149 juta, menurut statistik yang diterbitkan oleh surat kabar Maroko. (AFP/OL-14)

 

Baca Juga

AFP/Atta Kenare.

Hizbullah Libanon Nilai Ebrahim Raisi sebagai Perisai Lawan Israel

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 17:36 WIB
Erdogan mengatakan dia yakin kerja sama antara kedua negara akan semakin diperkuat dan dia siap bekerja sama dengan...
CHRIS STOWERS/AFP/GETTY IMAGES

Tiongkok Tekan Tujuh Staf Perdagangan Taiwan di Hong Kong

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 17:20 WIB
Pihak berwenang Hong Kong yang di bawah kendali Tiongkok memaksa tujuh pegawai Taiwan menandatangani janji bawah Taiwan adalah wilayah...
STR / AFP

Tiongkok Telah Beri Suntikan 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 16:50 WIB
Jumlah suntikan dosis Covid-19 yang diberikan di Tiongkok telah melewati angka satu miliar atau lebih dari sepertiga dari dosis Covid-19 di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya