Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat mengizinkan tes cepat atau rapid test untuk covid-19 di rumah, yang tersedia tanpa resep dan hasilnya dapat diketahui sekitar 20 menit. Tes tersebut dibuat oleh Ellume berbasis di California, akan dijual dengan harga sekitar $30 atau sekitar Rp426 ribu. Perusahaan tersebut berencana untuk meluncurkan tiga juta unit pada Januari 2021, dan jutaan lainnya di bulan-bulan berikutnya.
Komisaris Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) Stephen Hahn mengatakan otorisasi penggunaan darurat tersebut merupakan tonggak penting.
"Kami membantu memperluas akses orang Amerika ke pengujian, mengurangi beban laboratorium dan stok (alat) pengujian, dan memberi orang Amerika lebih banyak pilihan pengujian dari kenyamanan dan keamanan rumah mereka sendiri," katanya.
Rapid test itu adalah tes antigen. Artinya tes tersebut bekerja dengan mendeteksi molekul permukaan virus korona, tidak seperti tes PCR yang lebih umum yang mencari materi genetik virus. Teknologi yang digunakan mirip dengan tes kehamilan di rumah. Tes Ellume menggunakan usap hidung yang tidak sejauh usap nasofaring yang digunakan dalam pengaturan klinis. Karena itu, tes tersebut lebih nyaman untuk dilakukan sendiri.
Menurut FDA, tes tersebut dengan tepat mengidentifikasi 96 persen sampel positif dan 100 persen sampel negatif pada individu dengan gejala. Pada orang tanpa gejala, tes tersebut dengan tepat mengidentifikasi 91 persen sampel positif dan 96 persen sampel negatif. FDA mengatakan bahwa untuk pasien tanpa gejala, hasil positif harus dianggap positif sampai dikonfirmasi oleh tes lain secepat mungkin.
baca juga: Donald Trump Akan Divaksin Covid-19
Pengujian yang dilakukan di rumah tersebut dihubungkan dengan aplikasi pada smartphone pengguna untuk menafsirkan hasilnya. Hasilnya akan keluar dalam waktu sekitar 20 menit dan dikirimkan melalui aplikasi, yang mengharuskan pengguna memasukkan kode pos dan tanggal lahir, untuk dilaporkan ke otoritas kesehatan masyarakat. Sementara, untuk pemberian nama dan alamat email adalah opsional. (AFP/OL-3)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved