Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan India mengumumkan akan memberikan izin penggunaan vaksin covid-19 dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mengimunisasi 300 juta orang.
Pejabat kesehatan mengatakan bahwa tiga perusahaan vaksin telah mengajukan permohonan persetujuan awal untuk penggunaan darurat di India. Serum Institute of India telah mendapat lisensi untuk memproduksi vaksin AstraZeneca, Pfizer dan Bharat Biotech.
"Beberapa dari mereka mungkin mendapatkan izin dalam beberapa minggu ke depan," kata Sekretaris Kesehatan Federal Rajesh Bhushan.
Pemerintah India berencana imunisasi awal akan diberikan pada tiga kelompok prioritas yaitu, 10 juta petugas kesehatan, 20 juta pekerja garis depan seperti polisi dan militer, dan 270 juta orang lainnya yang berusia di atas 50 tahun atau yang memiliki penyakit penyerta sehingga lebih rentan terhadap infeksi covid-19. Kementerian Kesehatan sebelumnya telah menargetkan akan memvaksinasi kelompok tersebut pada Agustus 2021. Saat ini populasi warga India hampir mencapai 1,4 miliar orang.
Bhushan mengatakan, India akan bergantung pada program vaksinasi yang ada. Setiap tahun India mengimunisasi 26 juta bayi dan 30 juta wanita hamil dengan 300 juta dosis vaksin. Namun, India juga menghadapi tantangan yang rumit, karena sebelum pandemi cakupan vaksin untuk anak-anak di India sudah tidak merata. Ini terendah di antara komunitas adat India, di mana hanya 56 persen bayi baru lahir yang divaksinasi.
Pejabat kesehatan juga perlu memastikan bahwa program vaksin covid-19 tidak mengganggu program imunisasi lainnya yang ada. Artinya, lebih banyak orang harus dilatih untuk mengelola vaksin. Imunisasi orang dewasa juga akan membutuhkan personel medis yang berbeda dari dokter anak, dan mungkin menghadapi lebih banyak resistensi terhadap suntikan.
"Kekhawatiran saya adalah kami belum pernah melakukan imunisasi orang dewasa sebelumnya," kata pakar penyakit menular di Christian Medical College Gagandeep Kang.
"Serum Institute of India, produsen vaksin terbesar di dunia, mengajukan permohonan izin penggunaan darurat untuk vaksin Oxford University-AstraZeneca berdasarkan uji coba fase ketiga di India dan negara lain," kata pejabat kesehatan pada konferensi pers.
Sementara itu, Bharat Biotech mengajukan izin untuk vaksin virus inaktif eksperimental tanpa menyelesaikan uji coba tahap 3.
"Menurut aturan India, untuk percepatan persetujuan vaksin sebuah perusahaan dapat diberikan lisensi jika regulator puas dengan rasio risiko-manfaat," kata Kepala Dewan Riset Medis India Balram Bharagava.
baca juga: Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca 70% Efektif
Sedangkan Pfizer mengajukan izin untuk mengimpor vaksin mRNA eksperimentalnya untuk dijual dan didistribusikan tanpa uji klinis di India. Perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan memasok vaksin hanya melalui kontrak pemerintah berdasarkan perjanjian dengan otoritas pemerintah masing-masing, setelah mendapat persetujuan. Vaksinnya perlu disimpan pada suhu yang sangat dingin, yang kemungkinan besar tidak dapat ditampung oleh infrastruktur India yang ada. (CNA/OL-3)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved