Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat (4/12), mengatakan dirinya akan mengikuti langkah sejumlah mantan presiden Amerika Serikat (AS) yang siap divaksin covid-19 di depan kamera untuk membuat warga percaya dengan keampuhan vaksin itu.
Tedros menyambut gembira berita bahwa presiden terpilih AS Joe Biden serta mantan presiden AS Barack Obama, George W Bush, dan Bill Clinton yang mengatakan mereka siap divaksin covid-19 di depan kamera.
"Itu adalah ide yang apik. Saya rasa akan sangat bagus mereka menunjukkan komitmen mereka. Pasalnya, mereka memiliki pengaruh yang besar," ujar Tedros.
Baca juga: WHO Ingatkan Vaksin tidak Hapuskan Covid-19
Ketika ditanya apakah dia siap melakukan hal yang sama, Tedros menjawab, "Saya dengan senang hati melakukan hal yang sama."
Namun, dia menegaskan dirinya tidak mau menyelak antrean dan mengambil jatah vaksin orang lain. Dia menggarisbawahi bahwa WHO menyerukan agar vaksin covid-19 didistribusikan secara adil.
"Saya harus memastikan saya mendapatkan vaksin itu sesuai giliran. Saya tidak mau menyelak antrean," tegas Tedros. (AFP/OL-1)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved