Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MUNCULNYA vaksin untuk memerangi pandemi covid-19 tidak akan menghapuskan penyakit yang ditimbulkan oleh virus korona tersebut. Hal itu diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (4/12).
WHO memperingatkan semua orang agar tidak lengah dan tidak menganggap bahwa kemunculan vaksin berarti pandemi akan berakhir.
"Vaksin tidak berarti penyakit covid-19 menjadi nol," ujar Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan.
"Sendirian, vaksin tidak akan berguna," imbuhnya sembari mengatakan tidak semua orang akan mendapatkan vaksinasi pada tahun depan.
Baca juga: WHO Minta Masyarakat Waspada Meski Vaksin Covid-19 di Depan Mata
Inggris, Rabu (2/12), menjadi negara Barat pertama yang menyetujui penggunaan vaksin untuk umum.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan keberadaan vaksin membuat semua pihak berharap dan "Kita kini melihat cahaya di ujung terowongan."
"Meski begitu, WHO khawatir akan adanya persepsi bahwa pandemi telah berakhir," ujarnya.
"Faktanya, saat ini, banyak negara melihat peningkatan jumlah kasus covid-19 yang memberi tekanan terhadap rumah sakit dan pekerja kesehatan," imbuh Tedros.
Hingga Jumat (4/12), covid-19 telah menginfeksi lebih dari 65 juta orang di dunia.
Virus yang pertama kali muncul di Tiongkok, Desember 2019 lalu, telah menewaskan sedikitnya 1,5 juta orang. (AFP/OL-1)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved